
riauterkini–PEKANBARU- PT Pertamina Gas Negara (PGN) Tbk Area Pekanbaru menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor PGN Area Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, tersebut diikuti karyawan PGN, PGN Group, stakeholder, serta masyarakat umum. Tercatat sebanyak 70 orang mendaftar sebagai pendonor.
Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung dari 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
"Target awal sekitar 70 pendonor. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan PGN terhadap program nasional Bulan K3,” ujarnya.
Pada momentum Peringatan Bulan K3 Nasional, Subholding Gas PGN Area Pekanbaru menegaskan bahwa keselamatan tidak berhenti pada kepatuhan prosedur, tetapi hidup dalam tindakan nyata. Melalui kegiatan perdana Donor Darah PGN Group Pekanbaru yang melibatkan karyawan, insan media, dan masyarakat sekitar, PGN menghadirkan makna K3 sebagai budaya kepedulian yang inklusif.
Dengan mengusung tema “Subholding Gas Lead by Example, Work by Rule”, kegiatan ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan keselamatan dimulai dari keteladanan, dan keberlanjutan operasional hanya dapat dicapai melalui disiplin pada aturan. Donor darah dipilih bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan representasi nyata dari nilai K3: menjaga kehidupan, melindungi sesama, dan membangun solidaritas lintas pemangku kepentingan.
PGN Area Pekanbaru menegaskan pesan kuat melalui tema lokal “Safety in Action, Our Culture of Care”. Keselamatan bukan slogan, melainkan aksi kolektif yang tumbuh dari kesadaran, empati, dan tanggung jawab bersama. Saat karyawan berbagi darah, yang mengalir bukan hanya harapan hidup bagi penerima, tetapi juga energi kebaikan yang memperkuat ikatan antara perusahaan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PGN mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan saling peduli, karena keselamatan adalah fondasi keberlanjutan—bagi manusia, organisasi, dan lingkungan. Ketika kepedulian menjadi budaya, maka tujuan utama K3 akan tercapai: semua selamat, hari ini dan di masa depan.
Darah yang terkumpul disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Kerja sama antara PGN dan PMI dalam kegiatan sosial donor darah telah beberapa kali dilakukan dalam berbagai momentum perusahaan.
Sementara itu, HSSE Marshall PGN Area Pekanbaru, Herlenika, menyebutkan peringatan Hari K3 Nasional di lingkungan PGN diisi dengan sejumlah kegiatan internal untuk meningkatkan kesadaran keselamatan kerja.
Selain donor darah, PGN Area Pekanbaru juga menggelar kuis K3 mingguan serta berbagai perlombaan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja selama Bulan K3 Nasional.
Pada momentum Peringatan Bulan K3 Nasional, Subholding Gas PGN Area Pekanbaru menegaskan bahwa keselamatan tidak berhenti pada kepatuhan prosedur, tetapi hidup dalam tindakan nyata. Melalui kegiatan perdana Donor Darah PGN Group Pekanbaru yang melibatkan karyawan, insan media, dan masyarakat sekitar, PGN menghadirkan makna K3 sebagai budaya kepedulian yang inklusif.
Dengan mengusung tema “Subholding Gas Lead by Example, Work by Rule”, kegiatan ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan keselamatan dimulai dari keteladanan, dan keberlanjutan operasional hanya dapat dicapai melalui disiplin pada aturan. Donor darah dipilih bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan representasi nyata dari nilai K3: menjaga kehidupan, melindungi sesama, dan membangun solidaritas lintas pemangku kepentingan.
PGN Area Pekanbaru menegaskan pesan kuat melalui tema lokal “Safety in Action, Our Culture of Care”. Keselamatan bukan slogan, melainkan aksi kolektif yang tumbuh dari kesadaran, empati, dan tanggung jawab bersama. Saat karyawan berbagi darah, yang mengalir bukan hanya harapan hidup bagi penerima, tetapi juga energi kebaikan yang memperkuat ikatan antara perusahaan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PGN mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan saling peduli, karena keselamatan adalah fondasi keberlanjutan—bagi manusia, organisasi, dan lingkungan. Ketika kepedulian menjadi budaya, maka tujuan utama K3 akan tercapai: semua selamat, hari ini dan di masa depan.***(Rls)