Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Potret Keberagaman di Industri Perkebunan PTPN, Kala Harmoni Etnis Warnai Tahun Baru Imlek

Riauterkini - PEKANBARU - Di banyak tempat, industri perkebunan kerap dipersepsikan sebagai ruang kerja yang keras, seragam, dan minim ruang dialog sosial.

Namun di balik rutinitas panen, target produksi, serta bentang alam kebun yang luas, terdapat kehidupan sosial yang dinamis dan penuh warna. Di sanalah nilai keberagaman tumbuh, alami, dan nyata melalui interaksi sehari-hari para pekerja.

Momentum Tahun Baru Imlek menjadi salah satu cermin untuk melihat bagaimana keberagaman itu hidup.

Bukan dalam bentuk perayaan besar atau seremoni simbolik, melainkan melalui sikap saling menghormati yang telah mengakar dalam keseharian.

Salah satu potret itu datang dari Akiong, seorang petugas panen di Afdeling III Kebun Lubuk Dalam, PTPN IV Regional III, Riau. Ia merupakan karyawan keturunan Tionghoa yang bekerja di lingkungan kebun dengan latar belakang mayoritas berbeda. Namun alih-alih merasa terasing, Akiong justru menemukan ruang penerimaan yang membuatnya nyaman.

“Saya bangga bisa bekerja di sini. Walaupun saya satu-satunya etnis Tionghoa di Kebun Lubuk Dalam, saya tidak pernah merasa diperlakukan berbeda. Sejak awal bergabung, rekan-rekan menerima saya apa adanya,” ujarnya.

Bagi Akiong, toleransi bukan sekadar slogan, melainkan hadir dalam bentuk tindakan kecil yang konsisten. Ia menceritakan bagaimana rekan-rekannya menghormati kebiasaan keluarganya, begitu pula sebaliknya. Saat bulan puasa tiba, ia berusaha menjaga sikap agar tidak mengganggu ibadah rekan-rekannya. Sebaliknya, di hari raya, undangan silaturahmi kerap datang tanpa sekat perbedaan.

“Kami saling menjaga perasaan. Itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa perlu diatur,” ucapnya.

Menariknya, pengalaman bekerja di kebun juga membawa dampak yang lebih personal. Aktivitas fisik yang intens, ritme kerja yang teratur, serta kebersamaan dalam tim membuat Akiong merasa lebih sehat dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang saya jarang sakit. Saya merasa pekerjaan ini justru membuat tubuh saya lebih kuat,” tuturnya sambil tersenyum.

Cerita serupa juga datang dari karyawan keturunan Tionghoa lainnya yang kini memeluk agama Islam Tony Lie namanya, menjabat sebagai Asisten Tata Usaha di Kebun Kemitraan Tanah Putih, Rokan Hilir, Riau.

Ia menilai bahwa identitas etnis dan keyakinan bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Di lingkungan kebun, keduanya justru berjalan berdampingan tanpa perlu dipertentangkan.

“Saya Muslim dan saya Tionghoa. Itu bukan hal yang aneh. Saya menjalankan puasa, beribadah, dan tetap diterima sebagai bagian dari tim. Tidak ada jarak,” ujarnya.

Ia bahkan menilai bahwa pertanyaan tentang toleransi sering kali lahir dari asumsi luar, bukan dari pengalaman nyata di lapangan. Dalam keseharian, yang lebih terasa justru kebersamaan sebagai sesama pekerja yang menghadapi tantangan yang sama.

Ia melihat keberagaman sebagai sesuatu yang lumrah dalam dunia kerja. latar belakang yang berbeda tidak pernah menjadi penghalang dalam menjalankan tugas.

“Pada akhirnya, semua kembali kepada tanggung jawab. Pekerjaan harus selesai, administrasi harus rapi. Perbedaan tidak mengurangi solidaritas,” ujarnya.

Tony memegang filosofi kerja yang sederhana namun tegas: setiap pekerjaan memiliki konsekuensi. Oleh karena itu, ketelitian, kejujuran, dan profesionalisme menjadi nilai utama yang ia pegang, terlepas dari latar belakang siapa pun yang terlibat.

Dalam konteks Imlek, suasana di Kebun mungkin tidak semeriah pusat Kota. Tidak ada dekorasi mencolok atau perayaan resmi. Namun kehangatan tetap hadir melalui hal-hal sederhana seperti ia membagikan kue keranjang di Kantor kepada kolega.

Bagi para pekerja, kebun bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga ruang hidup. Banyak di antara mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di sana, membangun relasi yang perlahan berkembang menjadi rasa kekeluargaan. Dalam ruang seperti itulah keberagaman menemukan bentuknya yang paling jujur.

Harapan pun mengalir seiring pergantian tahun. Harapan untuk kesehatan, kestabilan hidup, pekerjaan yang terus ada, dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga. Ada pula harapan agar perusahaan tempat mereka bekerja dapat terus bertahan dan berkembang, sehingga roda kehidupan yang bergantung padanya tetap berputar.

Potret keberagaman di lingkungan perkebunan ini menunjukkan bahwa harmoni tidak selalu lahir dari program besar atau slogan institusional. Ia tumbuh dari interaksi manusia yang saling memahami, dari empati yang hadir dalam keseharian, dan dari kesadaran bahwa perbedaan bukan ancaman, melainkan kenyataan hidup yang perlu dirawat bersama.

Di tengah bentang alam, kebun yang sunyi dan pekerjaan yang menuntut ketangguhan fisik, harmoni etnis justru menemukan ruangnya. Tahun Baru Imlek pun menjadi lebih dari sekadar penanda Kalender, ia menjadi pengingat bahwa dalam kerja keras dan kesederhanaan, nilai kebhinekaan dapat tumbuh dengan alami dan bermakna.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Rabu, 18 Pebruari 2026

Pulang Serempak 1447 H, Ikhtiar Seribu Restu Merajut Rukun di Tanah Kelahiran


Rabu, 18 Pebruari 2026

Kapolres Bengkalis Ajak Masyarakat Berperan Aktif Jaga Ramadan Aman


Rabu, 18 Pebruari 2026

Sambut Ramadan 1447 Hijriah, DPD PAN Pelalawan Salurkan 300 Paket Sembako ke Lima Desa


Rabu, 18 Pebruari 2026

Ditinggal Rayakan Imlek, Rumah Nelayan di Ruput Bengkalis Ludes Dilalap Api


Rabu, 18 Pebruari 2026

Strategi Inklusif PTPN IV Palmco, "Miniatur Indonesia" Perkuat Ketahanan Pangan Energi Nasional


Selasa, 17 Pebruari 2026

Sosialisasikan Green Policing, Polsek Tanah Putih Bersama PKK Kepenghuluan Putat Tanam 50 Bibit Pinang


Selasa, 17 Pebruari 2026

25 Warga Binaan Lapas Bengkalis Rayakan Imlek


Selasa, 17 Pebruari 2026

Perayaan Imlek, Plt Gubri Ajak Umat Beragama Bersatu untuk Kemajuan Riau


Selasa, 17 Pebruari 2026

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Rambah Hutan dan Sebabkan Karhutla di Bukit Batu


Selasa, 17 Pebruari 2026

Kapolres dan Bupati Hadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Setya Dhamyacakka


Selasa, 17 Pebruari 2026

Pastikan Aktivitas Jual Beli Aman dan Kondusif, Polisi Gelar Patroli Pasar


Selasa, 17 Pebruari 2026

Sambut Ramadan PAC Pemuda Pancasila Pangean Bagikan Air Mineral Gratis untuk Seluruh Masjid


Selasa, 17 Pebruari 2026

Pastikan Imlek Aman dan Kondusif, Kapolres Rohil Pimpin Patroli ke Sejumlah Klenteng


Selasa, 17 Pebruari 2026

Dua Pianis Cilik Asal Pekanbaru Raih Gold dan Silver di Singapore Golden Lion Awards International Music Festival 2026


Selasa, 17 Pebruari 2026

Pastikan Imlek Aman dan Kondusif, Kapolres Rohil Pimpin Patroli ke Sejumlah Klenteng


Selasa, 17 Pebruari 2026

UAS Isi Ceramah Agama Menyambut Bulan Suci Ramadhan Dalam Acara Tabligh Akbar Yang Digelar Polres Kampar


Selasa, 17 Pebruari 2026

Semangat Tahun Kuda Api, Perayaan Imlek 2577 di Inhil Berlangsung Meriah dengan Kehadiran Dewa Rezeki


Selasa, 17 Pebruari 2026

Wujudkan Penerangan Jalan, Baliho Kasie Intel Korem 031 WB Diarak Warga Inhu


Selasa, 17 Pebruari 2026

Sambut Ramadhan 2026, Musisi Inhil Pererat Silaturahmi Lewat Doa Bersama dan Jamming Session


Senin, 16 Pebruari 2026

Panen Jagung Pipil di Banjar XII, Polsek Tanah Putih Dukung Program Asta Cita Presiden