
Riauterkini-PANIPAHAN-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni bersama Wakil Bupati Rohil Jhony Charles melaksanakan kegiatan cooling system bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta warga Panipahan, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Pasir Limau Kapas, Jalan Bundaran Panipahan Darat tersebut dilakukan sebagai langkah meredam situasi pasca aksi unjuk rasa anarkis yang sebelumnya terjadi di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Rohil, unsur TNI, pemerintah kecamatan, serta perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rohil Jhony Charles menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkoba. Ia juga menyoroti tuntutan masyarakat terkait penutupan tempat hiburan karaoke di Jalan Darma Panipahan serta lokalisasi di Jalan Karya Teluk Pulai.
“Pemerintah meminta agar penutupan dilakukan berdasarkan surat pernyataan resmi dari masyarakat sebagai dasar hukum yang jelas,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat menyampaikan keresahan mereka terhadap maraknya peredaran narkoba yang dinilai telah merusak generasi muda. Warga juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap bandar narkoba serta menutup tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi aktivitas ilegal.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan komitmennya dalam memberantas narkoba di wilayah hukumnya.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengungkap berbagai kasus besar, termasuk penangkapan narkotika dengan barang bukti mencapai puluhan kilogram.
“Kami akan membentuk tim khusus dari Sat Narkoba yang dibackup Sat Reskrim untuk mengungkap jaringan narkoba di Panipahan secara tegas,” tegas Kapolres.
Ia juga mengungkapkan sejumlah target operasi yang sedang diburu serta memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat. Selain itu, Kapolres juga berencana melakukan penyegaran personel di Polsek Panipahan guna meningkatkan kinerja dan mencegah penyimpangan.
Kapolres turut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi anarkis dalam menyampaikan aspirasi serta tidak melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan unjuk rasa. Ia juga mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengingat prediksi musim kemarau panjang akibat fenomena El-Nino.
Dari pihak TNI, Danposramil Panipahan turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran narkoba melalui jalur laut.
Kegiatan cooling system ini menghasilkan komitmen bersama antara aparat dan masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Masyarakat juga menyambut baik langkah yang diambil oleh pemerintah dan kepolisian serta siap mendukung upaya pemberantasan narkoba.
Saat ini, Polres Rokan Hilir masih menempatkan personel pengamanan di wilayah Pasir Limau Kapas guna mengantisipasi potensi konflik lanjutan. Kegiatan berakhir pada pukul 12.25 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.***(Bud)