Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Datuk Bandaro Kuning Sang Pahlawan Kemerdekaan darii Kuansing Terkubur Tenang di TMP Kusama Darma

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Di bawah deretan nisan putih yang berjajar rapi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru, terselip satu nama yang membawa ingatan pada deru perlawanan rakyat Riau di masa silam.

Di Blok G Nomor 375, bersemayam seorang tokoh adat yang semasa hidupnya memilih memanggul senjata daripada tunduk kepada penjajah: Datuk Bandaro Kuning, kakek dari Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby.

Ia bukan sekadar nama dalam daftar veteran atau tokoh daerah. Bagi masyarakat Kenegerian Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Datuk Bandaro Kuning adalah simbol marwah dan harga diri negeri.

Sosoknya dikenang sebagai penjaga tanah ulayat, pemimpin adat, sekaligus panglima rakyat yang berdiri di garis depan melawan kolonialisme Belanda.

Panglima Adat di Garis Perlawanan

Gelar “Datuk Bandaro Kuning” bukan sekadar sebutan kehormatan. Gelar itu melekat pada seorang ninik mamak, pemangku adat yang menjadi payung bagi anak kemenakan di Inuman.

Namun dalam perjalanan sejarah, perannya melampaui tugas-tugas adat semata. Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, ketika Belanda mulai mengincar kawasan Pulau Godang yang diyakini memiliki potensi emas, Datuk Bandaro Kuning tampil memimpin perlawanan rakyat.

Bersama tokoh-tokoh adat lainnya seperti Datuk Tabano dan Datuk Bandaro Sati, ia merajut kekuatan rakyat dari wilayah Limo Koto Kampar hingga Kuantan Singingi.

Lembah dan aliran sungai di pedalaman Riau menjadi saksi bagaimana pasukan adat melakukan perlawanan gerilya terhadap kolonial Belanda yang dipimpin Perwira Berenchat.

Berbekal senjata tradisional, keberanian, dan pengetahuan mendalam tentang rimba belantara, mereka mampu membuat pasukan penjajah kewalahan.

Bagi Datuk Bandaro Kuning, mempertahankan tanah leluhur bukan sekadar perjuangan fisik, melainkan menjaga kehormatan adat dan kedaulatan negeri.

Marwah yang Tak Terbeli Salah satu nilai yang paling dikenang masyarakat Inuman dari sosok Datuk Bandaro Kuning adalah keteguhannya memegang prinsip.

Di tengah berbagai bujukan dan tawaran kerja sama dari pihak kolonial, ia memilih tetap berada di jalan perlawanan.

Baginya, marwah adat tidak dapat ditukar dengan jabatan, kekuasaan, ataupun emas. Sikap itulah yang membuat namanya terus hidup dalam cerita-cerita lisan masyarakat, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Meski kini jasadnya beristirahat di Pekanbaru, jauh dari tepian Sungai Kuantan yang pernah ia bela, semangat perjuangannya tetap melekat dalam ingatan masyarakat Inuman.

Warisan Cerita dari Sang Cucu

Bagi Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Datuk Bandaro Kuning bukan hanya tokoh sejarah. Ia adalah kakek, sosok pejuang yang kisahnya menjadi bagian dari masa kecil keluarga mereka.

"Dulu waktu kami kecil, ibu saya sering bercerita tentang lika-liku perjuangan sang datuk," kenang Suhardiman Amby dengan mata berkaca-kaca saat berziarah di pusara sang kakek, Senin (11/5/2026) lalu.

Suasana haru begitu terasa ketika Suhardiman menaburkan bunga di atas nisan bernomor 375 tersebut. Di hadapan pusara sang leluhur, ia seolah diingatkan kembali tentang amanah sejarah yang kini berada di pundaknya.

H. Suhardiman Amby, yang bergelar Datuk Panglimo Dalam dan juga pendiri Pesantren Imam Saleh Inuman, menegaskan bahwa perjuangan Datuk Bandaro Kuning tidak boleh disia-siakan oleh generasi penerus.

"Tugas kita hari ini bukan lagi memegang bedil, melainkan melanjutkan pengabdian almarhum. Harapan saya sebagai cucu, yang kini juga dipercaya menjadi Bupati di Kuantan Singingi, adalah menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kuansing, tanah yang dahulu diperjuangkan oleh kakek kami," ujar Suhardiman lirih.

Menolak Lupa Meski gelar “Pahlawan Nasional” belum secara resmi disematkan pada namanya, bagi masyarakat Inuman dan Kuantan Singingi, Datuk Bandaro Kuning telah lama bertakhta sebagai pahlawan di hati rakyatnya.

Ziarah sang cucu di TMP Kusuma Dharma menjadi pengingat bahwa di balik sunyinya pusara para pejuang, tersimpan kisah-kisah besar tentang keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap negeri.

Datuk Bandaro Kuning telah menunaikan tugasnya menjaga marwah tanah ulayat. Kini, tugas generasi peneruslah menjaga agar namanya tetap hidup dalam sejarah dan tidak lekang dimakan waktu.*** (Jok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 07 Mei 2026

Premium Rolling City, EV-olution Urban Ride Ajak 35 Rider Honda Kelilingi Pekanbaru

Premium Rolling City, EV-olution Urban Ride Ajak 35 Rider Honda Kelilingi Pekanbaru.

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Selasa, 05 Mei 2026

Katerina Susanti Kukuhkan Bunda PAUD Dan Literasi, Lantik TP PKK Serta Posyandu Se-Inhil Untuk Perkuat SDM

Katerina Susanti Kukuhkan Bunda PAUD Dan Literasi, Lantik TP PKK Serta Posyandu Se-Inhil Untuk Perkuat SDM.

Advertorial
Selasa, 05 Mei 2026

Suasana Khidmat, Wabup Yuliantini Lepas 173 Jemaah Haji Inhil dari Embarkasi Batam ke Tanah Suci

Suasana Khidmat, Wabup Yuliantini Lepas 173 Jemaah Haji Inhil dari Embarkasi Batam ke Tanah Suci.

Galeri
Senin, 27 April 2026

Galeri, Wabup Yuliantini Hadiri Acara Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Palembang

Galeri, Wabup Yuliantini Hadiri Acara Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Palembang.

Advertorial
Selasa, 05 Mei 2026

Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Inflasi Tembilahan April 2026

Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Inflasi Tembilahan April 2026.

Berita Lainnya

Senin, 11 Mei 2026

Pastikan Kelayakan, Ratusan Hewan Kurban di Keritang Inhil Jalani Pemeriksaan Kesehatan


Senin, 11 Mei 2026

Evaluasi Program MBG, Kasatgas Inhu Tekankan Ciptakan SDM Berkualitas


Senin, 11 Mei 2026

Tembilahan Milik Kita: Camat Ari Syuria Tegas Larang Bangunan di Atas Parit dan Buang Sampah Sembarangan


Senin, 11 Mei 2026

Wabup Yuliantini Ikuti Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi Secara Virtual


Senin, 11 Mei 2026

Prof Elfizar Resmi Mendaftar Calon Rektor Unri 2026-2030, Usung Visi Kembalikan Marwah Kampus


Senin, 11 Mei 2026

Monitoring Pemupukan Jagung Pipil di Desa, Polisi Dukung Ketahanan Pangan


Senin, 11 Mei 2026

BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah


Senin, 11 Mei 2026

Edukasi Lingkungan Sejak Dini, Polsek Tanah Putih Sosialisasikan Green Policing di MI Hubbul Wathan


Senin, 11 Mei 2026

Makam Bocah Korban Penganiayaan Ibu Tiri di Siak Dibongkar untuk Autopsi


Senin, 11 Mei 2026

​Seorang Bocah di Siak Disiksa Ibu Tiri Hingga Tewas


Senin, 11 Mei 2026

CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram


Senin, 11 Mei 2026

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Bengkalis dan PA Teken Kerja Sama


Senin, 11 Mei 2026

Sekdakab Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IKA UIR Periode 2025–2030


Senin, 11 Mei 2026

Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Hendry Munief : Manfaatkan Komoditas Lokal sebagai Produk Olahan Unggulan


Senin, 11 Mei 2026

Seorang Pria Asal Medan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Telukkuantan


Senin, 11 Mei 2026

Dua Pengedar Perusak Saraf di Mandau Diringkus Polisi


Senin, 11 Mei 2026

BRIN Kaji Pengembangan CBG Limbah Sawit di Riau


Senin, 11 Mei 2026

ABUJAPI Riau Resmi Jadi TUK Mandiri, Dirbinmas Polda Riau Buka Uji Kompetensi Satpam


Senin, 11 Mei 2026

BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB


Senin, 11 Mei 2026

BEM Unri Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi