Riauterkini-RENGAT-Guna memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa dan menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat berjalan dengan baik, mendukung ketersediaan pangan bergizi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa,” tegas Kompol Amriadi, SH Kapolsek Rengat Barat, Senin (15/6/26).
Kegiatan monitoring terhadap pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat diawali di Desa Barangan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Aipda Mulya Wardana terhadap lahan Pekarangan Pangan Bergizi milik Khairul yang berlokasi di RT 004 RW 002 Dusun II Desa Barangan dengan lahan seluas 20 x 100 meter yang ditanami cabai rawit yang tumbuh dan dikelola dengan baik oleh pemilik lahan.
“Monitoring juga dilakukan di Desa Danau Tiga yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Rio Derick Zulmi, terhadap lahan P2B milik Ponijan yang berada di Jalan Tunas Karya Dusun I Desa Danau Tiga. Pada lahan seluas 20 x 30 meter tersebut dibudidayakan tanaman hortikultura berupa kacang panjang dan cabai hijau sebagai upaya mendukung kebutuhan pangan masyarakat serta meningkatkan nilai ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Demikian juga di Desa Pekan Heran, monitoring dilakukan Bhabinkamtibmas Aipda Arif Sanjaya yang melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS), sekaligus monitoring Program Ketahanan Pangan pada lahan milik Isnaini yang berlokasi di RT 004 RW 002 Dusun Pasar Minggu Desa Pekan Heran di lahan seluas 40 x 50 meter yang ditanami pare dan timun. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi tanaman dalam keadaan normal, tumbuh dengan baik, dan terawat.
“Secara keseluruhan, kegiatan monitoring menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah Kecamatan Rengat Barat telah memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif untuk budidaya berbagai komoditas pangan seperti cabai rawit, cabai hijau, kacang panjang, jagung manis, pare, dan timun,” urainya.
Ditambahkanya, Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) mendapat dukungan positif dari masyarakat dan terus berkembang sebagai salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Selama kegiatan, keseluruhan rangkaian berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mengetahui perkembangan tanaman dan memastikan keberhasilan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan,” jelasnya. ***** (guh)