Riauterkini-RENGAT-Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), Pertamina EP Lirik di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan penanaman dan distribusi dua ribu bibit pohon.
Kegiatan yang di gelar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Pelalawan ini juga dilakukan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem secara berkelanjutan. Upaya ini juga bagian dari memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
“Upaya ini diharapkan dapat mendukung rehabilitasi DAS, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kualitas tutupan vegetasi di wilayah yang ditanam pohon,” ujar Manager Community Involvement & Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, Rabu (1/7/26).
Pertamina EP Lirik memprioritaskan penanaman pohon aren, bambu kuning, dan pulai di sepanjang kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di Desa Japura, Desa Pasir Ringgit, dan Desa Pasir Sialang Jaya. Prioritas pemilihan tanaman tersebut bertujuan memperkuat bantaran sungai, meningkatkan daya serap air, serta membantu mengurangi risiko abrasi dan erosi yang berpotensi mengancam lingkungan maupun aktivitas masyarakat di sekitar sungai.
“Melalui penanaman pohon produktif tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat ekonomi. Selain itu, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendukung terciptanya ekosistem yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang ," tegasnya.
Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Kamis 18 Juni 2016, dilanjutkan di sejumlah desa di Kabupaten Indragiri Hulu, pada Jumat 19 Juni 2026 di Desa Japura, Desa Pasir Ringgit, Desa Seko Lubuk Tigo, Desa Gudang Batu, dan Desa Pasir Sialang Jaya.
“Sementara itu, bibit pohon buah-buahan seperti durian, nangka, matoa, jengkol, dan petai didistribusikan kepada masyarakat untuk ditanam dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tandasnya.
Diungkapkanya, sebanyak dua ribu bibit pohon didistribusikan kepada masyarakat dan pemerintah desa yang terdiri atas berbagai jenis tanaman yaitu bambu kuning (Bambusa vulgaris var. vittata), Nangka (Artocarpus heterophyllus), pulai (Alstonia scholaris), jengkol (Archidendron pauciflorum), matoa (Archidendron pauciflorum), durian (Durio zibethinus), aren (Arenga pinnata), ketapang kencana (Terminalia mantaly), mahoni (Swietenia macrophylla), dan petai (Parkia speciosa).
“Penanaman dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah dan manfaat ekologis maupun ekonomis yang dapat dirasakan masyarakat dan kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen PT Pertamina EP Lirik dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek penanganan perubahan iklim, perlindungan ekosistem daratan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indragiri Hulu, Camat Lirik, Danramil Pasir Penyu, Kapolsek Lirik, pemerintah desa setempat, serta masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon.
“Pertamina EP Lirik meyakini bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indragiri Hulu, Elpahri Adha yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi upaya Pertamina sebagai perusahaan yang memiliki program untuk menjaga lingkungan dan melakukan penghijauan di Kabupaten Indragiri Hulu.
“Mudah-mudahan alam kita tetap terjaga untuk kebaikan anak cucu kita yang akan datang," jelasnya. *** (guh)