
riauterkini-INDRAGIRI HILIR — Keberadaan dan ciri-ciri monyet yang meneror serta menyerang warga Kota Tembilahan,Inhil masih menjadi teka-teki, sehingga memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari dugaan monyet liar biasa hingga dikaitkan dengan hal-hal mistis.
Kecemasan masyarakat bukan tanpa alasan, sejumlah warga dan korban mengaku melihat sosok monyet dengan karakteristik yang tidak biasa dan menyeramkan serta memiliki tanda khusus, seperti bercodet dan pakai kalung.
Perbedaan kesaksian mengenai bentuk dan ciri fisik hewan tersebut membuat masyarakat semakin bingung. Melisa, warga Tembilahan Hilir yang melihat langsung keberadaan monyet saat sedang memasak di dapur rumahnya, Selasa (4/8/2026), membeberkan ciri khusus hewan tersebut.
"Monyet itu memiliki ciri khusus, yaitu ada codet atau bekas luka di sebelah wajah kanannya. Bentuk mukanya besar dan badannya sedikit kurus. Pada saat itu, dia hanya berdiam dan memperhatikan saya tanpa ada gerakan, dan tiba-tiba lari tidak tahu kemana," ungkapnya.
Hal berbeda disampaikan oleh Ari, korban ke-16 dari serangan tersebut, Selasa (4/8/2026). Ia mengaku bahwa ukuran dan perawakan monyet yang menyerangnya sangat besar dan menyeramkan, jauh berbeda dari monyet pada umumnya.
"Waktu itu saya lagi duduk di dalam rumah bersama anak-anak. Tiba-tiba datang seekor monyet dan langsung menyerang pinggang saya. Saya menepisnya untuk melindungi anak-anak, hingga tangan saya yang tergigit sebelum monyet itu kabur. Jika melihat cirinya, monyet itu tidak seperti monyet biasa, tubuhnya sangat besar menyeramkan dan ganas," ujarnya.
Beragamnya pengakuan mengenai ciri fisik monyet ini memicu asumsi liar di tengah warga, termasuk dugaan adanya unsur mistis di balik peristiwa ini.
"Yang jelas ini menunjukkan hal yang aneh. Penyampaian masyarakat semua berbeda-beda, tidak ada yang tahu pastinya ciri monyet ini. Bisa jadi ini monyet 'jadi-jadian' yang berkaitan dengan hal mistis. Jadi kita tunggu saja sampai tim dapat menangkapnya, semoga tidak ada korban lagi," ujar Anto, salah seorang warga setempat.
Bahkan yang mengherankan ketika berkali-kali dikepung oleh petugas dan masyarakat, monyet tersebut berkali-kali pula hilang tanpa jejak, dan berpindah pindah ke tempat yang berbeda, melihat dari cara ia menyerang warga cukup membingungkan dan tidak dapat diprediksi dengan menyerang warga secara tiba-tiba bahkan masuk ke dalam rumah.
Menanggapi keresahan warga dan potensi bahaya yang mengintai, Pemerintah Daerah melalui pihak Kecamatan berkolaborasi aktif dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil, serta BPBD.
Seluruh unsur terkait menyatakan terus bersiaga penuh di lapangan untuk menyisir keberadaan hewan tersebut dan melakukan langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.*(pto)