Riauterkini-PEKANBARU-
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Riau (KKN UMRI) 2026 Tebing Tinggi Okura
berhasil menyulap lahan kosong di area Posyandu Tebing Tinggi Okura RT01/RW02
menjadi “Green Garden”, taman herbal produktif yang dimanfaatkan untuk edukasi
dan apotek hidup. Program ini mengubah lahan tidur di posyandu menjadi area
hijau yang ditanami tanaman herbal dan tanaman hias , sekaligus menjadi contoh
bagi warga untuk memanfaatkan pekarangan sendiri.
Kegiatan ini dilatarbelakangi masih adanya lahan kosong di sekitar
posyandu yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi menjadi
sumber apotek hidup bagi ibu hamil, balita, dan keluarga.
Melalui program
“Posyandu Green Garden”, mahasiswa KKN bertujuan :
• Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan
pemanfaatan lahan kosong.
• Menyediakan contoh nyata “apotek hidup” yang bisa ditiru warga di
pekarangan masing-masing.
• Memberdayakan tanaman herbal di lingkungan posyandu.
Program dilaksanakan dalam beberapa tahap, melibatkan Mahasiswa/i KKN
UMRI ,kader posyandu, PKK, dan warga sekitar.Persiapan dan pembersihan lahan
,lahan kosong di area posyandu dibersihkan dari sampah dan gulma, kemudian
digemburkan agar siap ditanami. Mahasiswa juga melakukan survei jenis tanaman
yang cocok dengan kondisi tanah dan iklim setempat.Penanaman Tanaman
Produktif. Penanaman dilakukan secara gotong royong bersama kader posyandu
dan ibu-ibu warga, sehingga menimbulkan rasa memiliki terhadap Green Garden.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Kehadiran Green Garden membuat suasana posyandu lebih asri dan
edukatif. Kader posyandu mengaku lebih mudah memberikan contoh konkret saat
penyuluhan , karena ada tanaman nyata yang bisa ditunjukkan.
Beberapa dampak
awal yang terlihat, ibu-ibu mulai tertarik meniru model taman herbal di pekarangan
rumah,Anak-anak balita lebih antusias datang ke posyandu karena ada area hijau
yang menarik, Kebun herbal dapat dikembangkan menjadi produk olahan
(minuman herbal, bumbu kemasan, dll.) yang membuka sumber pendapatan
tambahan bagi remaja/keluarga.
Ke depan, Mahasiswa KKN UMRI berharap Green Garden ini terus dikelola
oleh kader posyandu dan warga, bahkan dikembangkan menjadi “posyandu
berbasis taman herbal dan gizi” yang berkelanjutan.
Melalui kreativitas dan semangat gotong royong, mahasiswa KKN berhasil
mengubah lahan kosong posyandu menjadi Green Garden yang tidak hanya indah,
tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan dan gizi masyarakat. Program ini menjadi
bukti sederhana bahwa perubahan besar bisa dimulai dari memanfaatkan lahan kecil
di sekitar kita.***(rls)