Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Riset Kyoto University di PTPN IV Regional III Berhasil Optimalisasi Produksi Biogas Hingga 22 Persen



Riauterkini - PEKANBARU - Kolaborasi riset internasional yang memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) di PT Perkebunan Nusantara IV Regional III di Riau berhasil meningkatkan produksi metana hingga 22% dibandingkan dengan pengolahan konvensional.

Riset tersebut dilakukan oleh peneliti Kyoto University bersama Universitas Indonesia, Nagoya University, dan Universiti Teknologi Malaysia dengan dukungan teknis dari PTPN IV Regional III.

Dalam penelitian itu, sampel POME dari unit usaha PTPN IV Regional III digunakan untuk menguji pemanfaatan material karbon konduktif berupa carbon felt guna meningkatkan efisiensi proses pembentukan biogas.

Hasil pengujian menunjukkan penambahan material tersebut mampu meningkatkan laju produksi metana sekitar 22% dibandingkan dengan reaktor tanpa material tambahan.

Riset itu membuka potensi optimalisasi pemanfaatan limbah cair kelapa sawit menjadi sumber energi terbarukan sekaligus mendukung upaya penurunan emisi metana dari kegiatan pengolahan sawit.

Peneliti Kyoto University Ayik Abdillah dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin mengatakan keterlibatan PTPN IV Regional III menjadi bagian penting dalam penelitian karena memberikan gambaran kondisi pengolahan limbah pada skala industri.

Ayik sendiri menjalani kegiatan penelitian lapangan dan internship di PTPN IV Regional III, termasuk mempelajari sistem pengelolaan POME di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lubuk Dalam dan PKS Sei Pagar selama beberapa waktu terakhir.

Selama kegiatan tersebut, dia mendapat pendampingan secara langsung dari tim teknsi PTPN IV Regional III untuk memahami karakteristik limbah, proses pengolahan, hingga tantangan menjaga kestabilan produksi biogas di tingkat pabrik.

“Penelitian ini membuka mata saya tentang kondisi nyata di pabrik. Di laboratorium semua terkendali. Di lapangan, kualitas limbah berubah-ubah dan operator harus mengambil keputusan setiap hari,” kata Ayik.

Pengalaman lapangan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pengembangan eksperimen yang dilakukan di Water Quality Engineering Laboratory, Kyoto University.

Dalam penelitiannya, Ayik mempelajari dua sistem pengolahan biogas yang telah diterapkan PTPN IV Regional III.

PKS Sei Pagar menggunakan sistem reaktor tangki berpengaduk, sedangkan PKS Lubuk Dalam mengoperasikan sistem kolam tertutup atau covered lagoon.

Perbedaan karakter kedua teknologi tersebut memberikan gambaran mengenai variasi pengelolaan POME pada kondisi operasional sebenarnya.

Dari pengamatan tersebut, peneliti kemudian mengembangkan pendekatan untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang berperan dalam pembentukan biogas.

Material carbon felt ditempatkan di dalam reaktor sebagai media bagi mikroba untuk menempel dan membentuk koloni.

Keberadaan media tersebut meningkatkan interaksi antarmikroorganisme dalam proses penguraian bahan organik sehingga produksi metana menjadi lebih efisien.

Pengujian laboratorium selama lima bulan menunjukkan reaktor dengan carbon felt menghasilkan metana sekitar 22% lebih tinggi dibandingkan dengan reaktor kontrol.

Penelitian juga menemukan bahwa tingkat konduktivitas listrik material bukan satu-satunya faktor penentu.

Dari dua jenis serat karbon yang diuji, material dengan daya hantar listrik lebih tinggi justru tidak menghasilkan kinerja terbaik. Luas permukaan yang dapat menjadi tempat tumbuh mikroorganisme ditemukan memiliki pengaruh penting terhadap peningkatan produksi biogas.

Berdasarkan proyeksi awal penelitian, apabila peningkatan produksi biogas tersebut berhasil direplikasi pada skala pabrik kelapa sawit berukuran menengah, tambahan energi yang dihasilkan berpotensi setara dengan sekitar 290 kilowatt (kW) listrik.

Energi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik dan pada saat bersamaan mengurangi potensi pelepasan metana ke atmosfer.

POME diketahui memiliki kandungan bahan organik tinggi. Dalam proses penguraian tanpa oksigen, material organik tersebut menghasilkan biogas yang salah satu komponen utamanya adalah metana.

Apabila tidak ditangkap, metana dari proses penguraian tersebut dapat terlepas langsung ke atmosfer.

Karena itu, pengembangan teknologi peningkatan produksi sekaligus penangkapan biogas dinilai dapat memberikan manfaat ganda bagi industri sawit, yakni menyediakan sumber energi terbarukan sekaligus membantu menekan emisi gas rumah kaca.

Namun, Ayik menekankan bahwa proyeksi tambahan listrik tersebut masih berasal dari pengujian skala laboratorium.

Tahap berikutnya membutuhkan uji coba pada skala industri untuk memastikan teknologi mampu bekerja secara konsisten menghadapi perubahan karakteristik limbah dan kondisi operasional pabrik.

Aspek keekonomian penggunaan carbon felt juga menjadi bagian dari kajian lanjutan sebelum teknologi tersebut dapat diterapkan secara lebih luas.

Penelitian itu sendiri dilakukan di bawah bimbingan Prof. Taku Fujiwara dan Assoc. Prof. Taira Hidaka dari Kyoto University.

Dari Universitas Indonesia, riset melibatkan Dr. Nopa Dwi Maulidiany dari Program Studi Teknik Lingkungan dan Dr. Ibnu Maulana Hidayatullah dari Program Studi Teknik Bioproses.

Kolaborasi tersebut turut melibatkan Nagoya University dan Universiti Teknologi Malaysia serta mendapatkan dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui program SATREPS dan pendanaan dari Universitas Indonesia.

Keterlibatan PTPN IV Regional III memberikan akses terhadap kondisi operasional pengelolaan limbah di industri sekaligus menyediakan sampel POME yang digunakan sebagai material utama penelitian.

Kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi tersebut menjadi penting karena hasil penelitian laboratorium membutuhkan pemahaman terhadap karakter limbah dan dinamika operasional pabrik sebelum dapat diadopsi pada skala komersial.

Ayik mengatakan pengembangan teknologi tersebut diarahkan untuk memastikan limbah dari industri kelapa sawit yang telah beroperasi dapat dikelola lebih efisien dan memberikan nilai tambah.

“Teknologi ini tidak menghapus persoalan deforestasi atau kebakaran lahan. Perlindungan hutan tetap harus menjadi prioritas. Dari sisi teknik, yang dapat dilakukan adalah memastikan limbah dari pabrik yang sudah ada tidak menambah beban emisi,” ujarnya.

Riset tersebut berkontribusi terhadap sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi, SDG 7 mengenai energi bersih dan terjangkau, serta SDG 13 terkait penanganan perubahan iklim.

Tim peneliti selanjutnya menyiapkan kajian mengenai pengoperasian reaktor pada suhu termofilik dan analisis tekno-ekonomi penerapan carbon felt pada fasilitas biogas pabrik kelapa sawit di Indonesia. Hasil utama penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal Bioresource Technology pada 2026.

Ayik sendiri meraih gelar doktor dari Human Security Engineering Program, Graduate School of Engineering, Kyoto University pada September 2026 dan sejak Oktober 2026 melanjutkan penelitian sebagai Postdoctoral Researcher di Graduate School of Global Environmental Studies, Kyoto University.*(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Minggu, 18 Oktober 2026

Persempit Ruang Balap Liar, Polsek Tanah Putih Gencarkan Patroli KRYD


Sabtu, 17 Oktober 2026

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba


Sabtu, 17 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Produk SAF dengan 5 Persen Minyak Jelantah


Sabtu, 17 Oktober 2026

Plt Bupati Kuansing Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik


Sabtu, 17 Oktober 2026

UMRI PRIME Raih Juara II Turnamen Mobile Legends Nasional PTMA 2026 di Jakarta


Sabtu, 17 Oktober 2026

Jumat Keliling, Polsek Tanah Putih Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla


Sabtu, 17 Oktober 2026

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan


Jumat, 16 Oktober 2026

Sisir Lokasi Rawan Narkoba, 57 Personel Gabungan Amankan Seorang Warga Positif Narkotika


Jumat, 16 Oktober 2026

Bupati Siak Masuk Top 5 Bupati Pendukung Zakat Terbaik di Indonesia


Jumat, 16 Oktober 2026

Bersama Masyarakat, Polisi di Ukui Pelalawan Tanam Pohon dan Dukung Program Green Policing


Jumat, 16 Oktober 2026

Tingkatkan Sanitasi Sekolah, Kodim 0314/Inhil Bangun MCK dan Sumur Bor di Kuala Lemang


Jumat, 16 Oktober 2026

Dua Petani Perempuan Indonesia dari Aceh dan Banten Dinobatkan sebagai 100 Pahlawan Perempuan FAO di Roma


Jumat, 16 Oktober 2026

Tabrak Dump Truck, 2 Orang Bocah di Inhu Meninggal Dunia


Jumat, 16 Oktober 2026

Peduli Dampak Kabut Asap, PWI Bengkalis Bagikan 500 Masker Gratis


Jumat, 16 Oktober 2026

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak melalui Kesepakatan Bersama


Jumat, 16 Oktober 2026

Perusahaan Perkebunan Diduga Rusak Makam Keramat di Ukui Dua Pelalawan, Warga Akan Lakukan Peninjauan


Jumat, 16 Oktober 2026

Polsek Kubu Bongkar Peredaran Sabu, Empat Pelaku dan 103,19 Gram Barang Bukti Diamankan


Jumat, 16 Oktober 2026

Tragis! Diduga Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas dan Lukai Adik, Pria di Teluk Meranti Diamankan Polisi


Jumat, 16 Oktober 2026

Pemprov Riau Beri Penghargaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sumbang 600 Kantong Darah Untuk Masyarakat


Jumat, 16 Oktober 2026

Sentuhan TNI untuk Desa, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gaspol Pembangunan MCK dan Sumur Bor