Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tanam 500 Mangrove, Perkuat Penanggulangan Abrasi di Kelurahan Mundam

Riauterkini - PEKANBARU - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Dumai) terus memperkuat upayanya dalam penguatan kawasan pesisir di Kelurahan Mundam, Kota Dumai, termasuk penanggulangan abrasi di wilayah tersebut. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman 500 mangrove di sekitar kawasan REDAKSI (Rumah Edukasi Anak Pesisir) yang berlokasi di Jalan Muslim RT 5 Kelurahan Mundam.

Penanaman dilakukan secara bertahap pada pertengahan Agustus hingga akhir September 2026 bersama Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya, kelompok masyarakat mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kilang Dumai.

Bibit mangrove ditanam menggunakan metode OSOP (One Seedling One PVC), sebuah inovasi dari Kilang Dumai yang dinilai cukup mampu melindungi bibit mangrove dari terjangan ombak ekstrem maupun sersah atau sampah laut. Penanaman dengan metode OSOP dilakukan dengan memberi barrier pelindung pada setiap satu bibit menggunakan potongan pipa PVC berukuran 4 inci dengan panjang 35 cm.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim.

“Penanaman mangrove ini sudah menjadi roadmap program TJSL kami dalam penguatan wilayah pesisir Dumai. Dan ini adalah langkah konkret Kilang Dumai untuk memastikan agar bagaimana keberlanjutan ekosistem pesisir ini bisa terus terjaga dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang, serta menopang kesejahteraan masyarakat pesisir” ujar Muhammad Rum.

Penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan program TJSL Perusahaan bertajuk “Serumpun Lestari: Gerakan Bersama Masyarakat Dalam Menjaga Pesisir dan Gambut Untuk Negeri yang Tangguh dan Lestari”, yang merupakan transformasi lanjutan dari Program Serumpun Paman Bahri.

Dalam penguatan ekosistem pesisir ini, Kilang Dumai telah menjalankan program secara terintegrasi, mulai dari penanaman mangrove berkelanjutan, pembangunan Alat Pemecah Ombak (APO, penyediaan fasilitas redaksi sebagai sarana belajar mangrove dan pesisir, hingga mendukung penyediaan fasilitas nursery mangrove guna mendorong potensi ekonomi masyarakat pesisir. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan memberdayakan Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya serta pemangku kepentingan terkait.

Berbagai inisiatif tersebut telah dirasakan langsung dampak masyarakat. Sulaiman (51), Ketua Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya menyebutkan bahwa kawasan pesisir di tempat tinggalnya mengalami tingkat abrasi yang cukup tinggi. Menurutnya, perlindungan kawasan pesisir sudah menjadi kebutuhan penting dan keharusan agar lingkungan tempat tinggal masyarakat tetap terjaga hingga generasi mendatang.

“Bagaimana caranya kita mempertahankan rumah yang ada di pesisir pantai ini untuk berkelanjutan sampai anak cucu. Kalau tidak dicegah, kawasan ini tidak akan bisa bertahan selamanya” ujar Sulaiman.

Ia menjelaskan bahwa upaya penanaman mangrove sebenarnya telah dimulai sejak 2023. Namun, usaha awal tersebut kurang optimal karena belum adanya fasilitas pemecah gelombang atau APO. Kondisi tersebut mulai membaik setelah adanya dukungan infrastruktur APO dari program TJSL Kilang Pertamina Dumai, sehingga bibit mangrove yang ditanam kini dapat tumbuh dengan baik.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Section Head Environment–HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Rachmat Harris Firmansyah pada saat pemaparan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulangan Abrasi dalam gelaran Seminar Multipihak yang diselenggarakan oleh Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau pada 22 Oktober 2026 di Grand Zuri Dumai Hotel.

Ia menjelaskan bahwa dukungan sarana APO ditunjukkan agar mangrove yang telah ditanam tidak cepat hilang karena terjangan ombak yang tinggi. Selain itu, pemberdayaan Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus percontohan bagi masyarakat di kawasan pesisir lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir Dumai dari ancaman abrasi.

Upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam penanggulangan abrasi di Dumai tidak hanya terhenti pada penanaman 500 mangrove di Kelurahan Mundam. Pada 28 Juli 2026, Kilang Dumai juga sebelumnya telah menyerahan bantuan sebanyak 200 bibit mangrove ke Kelompok Pegiat Mangrove di Bandar Bakau Dumai.

Terbaru, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga telah 100 bibit mangrove ke BPBD pada 6 Oktober 2026 sebagai bagian dari komitmen dan dukungan nyata dalam memperkuat perlindungan ekosistem pesisir Dumai. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru.

Galeri
Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Berita Lainnya

Senin, 02 Nopember 2026

Jelang Libur Akhir Tahun, PPN Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda


Senin, 02 Nopember 2026

Jejak Harimau Muncul di Jalan Lingkar Kota Bangkinang, Warga Diimbau Waspada


Senin, 02 Nopember 2026

Ada jejak Diduga Harimau Sumatera di Kampar, Tim BBKSDA Langsung Cek Lokasi


Senin, 02 Nopember 2026

Dorong Produksi Pangan Berkelanjutan; Bappenas, FAO, dan AOI Luncurkan Laporan Statistik Pertanian Organik Indonesia


Senin, 02 Nopember 2026

Warga dan Ninik Mamak Kasang Mungkal Rohul Tolak Marteem Jadi Calon Kades, Ini Alasannya


Senin, 02 Nopember 2026

Lindungi Karya Musisi Lokal, PAPPRI Riau Perkuat Sinergi dengan Kemenkum


Senin, 02 Nopember 2026

Tokoh Masyarakat Pelalawan Keluhkan PLN Kedap Kedip Ala "Lampu Disko"


Senin, 02 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Gelar Strong Point Pagi di Jalinsum


Senin, 02 Nopember 2026

4.390 Ha Kebun Petani Mitra PTPN IV PalmCo Kantongi Sertifikasi RSPO


Senin, 02 Nopember 2026

Nenek 75 Tahun di Kuansing Diterkam Buaya Saat Cuci Piring, Luka 20 Jahitan


Minggu, 01 Nopember 2026

Pangkalan Kerinci Kini Jadi Miniatur Nusantara Lewat Pekan Seni Budaya Riau Kompleks 2026


Minggu, 01 Nopember 2026

Kunker Perdana ke Kuala Kampar, Ini Pesan Kapolres Pelalawan


Minggu, 01 Nopember 2026

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Land Cruiser Laka Maut di Perawang Terancam 6 Tahun Penjara


Minggu, 01 Nopember 2026

Patroli Blue Light, Satlantas Polres Inhu Amankan 4 Unit Sepeda Motor


Minggu, 01 Nopember 2026

DPO Curat Dana ATM Viral di Ukui Pelalawan Diciduk Polisi di Medan


Minggu, 01 Nopember 2026

Karyawan PKS Tapung PTPN IV Sisihkan Rezeki Bantu Perbaiki Masjid


Minggu, 01 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Patroli dan Pantau Ibadah Minggu, Sejumlah Gereja Dipastikan Aman


Minggu, 01 Nopember 2026

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Rohil Sisir Tempat Hiburan Malam di Tanah Putih


Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba


Sabtu, 31 Oktober 2026

Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa