Riauterkini-TANAHPUTIH-Kapolres Rokan Hilir Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, B.B.A., M.B.A., memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di halaman Mapolres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riau–Sumut KM 167, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (12/3/2026) sore.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danyon B Pelopor Sat Brimob AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, S.H., S.I.K., M.Sc., Kepala Dinas Kesehatan Rohil Afrida, Ners., S.Kep., SKM., M.Kes., Kasat Pol PP Rohil Acil Rustianto, Drs., M.Si., Danramil Tanah Putih Kapten Arh Iswandi Sikumbang, para Pejabat Utama Polres Rohil, para perwira, serta perwakilan dari TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir.
Pasukan yang mengikuti apel terdiri dari barisan perwira pertama (Pama), personel TNI, Batalyon B Pelopor Sat Brimob, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan staf Polres Rohil, personel Reskrim dan Intelkam, serta personel Satpol PP dan Dishub.
Dalam amanatnya, Kapolres Rohil menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan Polri bersama TNI dan instansi terkait dalam mengamankan perayaan Idul Fitri.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektoral dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan bahwa Polri bersama TNI dan stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mewaspadai berbagai potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan operasi, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar hingga potensi konflik antar kelompok masyarakat. Oleh karena itu, patroli rutin dan pengamanan di titik-titik rawan diminta untuk terus ditingkatkan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan guna menghindari panic buying di tengah dinamika situasi global yang berdampak pada perekonomian.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.***(Bud)