Riauterkini - PEKANBARU - Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, kembali mendapat apresiasi dari kalangan pemuda. Ketua DPD KNPI Riau, Fuad Santoso, menilai sejumlah inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah program pengelolaan sampah berbasis Rekosistem, yang dinilai mampu mendorong lahirnya konsep ekonomi hijau di Kota Pekanbaru.
“Kepemimpinan Wako Agung Nugroho telah membawa banyak perubahan positif. Salah satu yang paling terasa bagi warga saat ini adalah program Rekosistem, yang tidak hanya membantu pengelolaan sampah tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Fuad Santoso, Senin (15/3/2026).
Melalui program tersebut, masyarakat dapat menukarkan sampah menjadi nilai ekonomi melalui kerja sama dengan pihak swasta tanpa membebani APBD. Selain menjaga kebersihan kota, program ini juga dinilai mampu membangun kesadaran lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Fuad menyebut langkah tersebut merupakan bentuk nyata penerapan ekonomi hijau, di mana pembangunan ekonomi berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan.
“Ini bukan sekadar program pengelolaan sampah. Ini bagian dari upaya membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan. Lingkungan terjaga, masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi,” jelasnya.
Menurutnya, inovasi yang dilakukan di Pekanbaru berpotensi menjadi contoh bagi kota-kota lain di Sumatra dalam pengelolaan sampah modern berbasis ekonomi sirkular.
“Program Rekosistem ini berpotensi menjadi model bagi daerah lain di Sumatra. Pekanbaru menunjukkan bahwa kota bisa bersih, modern, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah,” tambahnya.
Selain Rekosistem, Fuad juga menilai sejumlah program lain di bawah kepemimpinan Agung Nugroho turut membawa perubahan positif bagi masyarakat, antara lain:
- Perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik, termasuk renovasi halte bus TMP melalui kerja sama dengan pihak swasta.
- Pencairan gaji, tunjangan, serta THR ASN dan THL secara penuh untuk mendukung kesejahteraan aparatur dan kelancaran pelayanan publik.
- Inovasi pelayanan publik seperti Mobil AMAN Keliling serta penyediaan internet gratis di wilayah yang sebelumnya minim akses.
- Program penghijauan dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai untuk menjadikan Pekanbaru lebih ramah lingkungan.
“Warga Pekanbaru merasakan langsung dampak positif dari berbagai program tersebut. Infrastruktur semakin baik, fasilitas umum semakin nyaman, dan program Rekosistem membantu masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” kata Fuad.
KNPI Riau berharap inovasi yang dilakukan Agung Nugroho dapat terus berlanjut dan menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang maju, ramah lingkungan, serta menjadi inspirasi pembangunan berkelanjutan di Sumatra. ***(mok)