Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
BRIN–FAO Perkuat Kolaborasi Global, Dorong Transformasi Industri Peternakan Berbasis Sains



Riauterkini-JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mendorong transformasi industri peternakan yang berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah dan kolaborasi global. Hal ini akan menjadi topik bahasan dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation.

Forum strategis yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh lebih dari 470 peserta dari 33 negara, menghadirkan pakar internasional, pembuat kebijakan, ilmuwan, pelaku usaha, hingga organisasi masyarakat sipil. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi global untuk merumuskan arah baru transformasi sistem peternakan berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan kemitraan lintas sektor.

Sektor peternakan sendiri memiliki peran vital dalam sistem agripangan global. Selain memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan protein dunia, sektor ini juga menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 1,3 miliar orang, terutama peternak kecil dan komunitas pedesaan. Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan pangan, sektor ini juga dihadapkan pada tantangan keberlanjutan, perubahan iklim, dan efisiensi sumber daya.

Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa sektor peternakan Indonesia memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, perbaikan gizi, serta penguatan ekonomi pedesaan.

“Pertemuan strategis ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjawab tantangan global melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi. Dengan memperkuat kapasitas riset dan mengadopsi praktik berkelanjutan, kita tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan sektor peternakan terhadap perubahan iklim,” ujarnya.

Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal, menambahkan bahwa kolaborasi yang terbangun dalam forum ini akan memperkuat upaya Indonesia dalam mengembangkan sistem peternakan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

“Diskusi dan kemitraan yang lahir dari pertemuan ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem peternakan yang selaras dengan prioritas nasional dan tujuan global. FAO berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia dalam transformasi ini melalui pendekatan berbasis sains dan kemitraan strategis,” jelasnya.

Forum ini menghadirkan berbagai sesi diskusi, mulai dari pleno, panel pakar, hingga forum ilmiah paralel yang membahas temuan terkini di bidang peternakan berkelanjutan. Selain itu, kompetisi riset pemuda juga digelar untuk mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda dalam mendukung transformasi sektor ini.

Salah satu agenda penting dalam konferensi ini adalah peluncuran fase terbaru Global Livestock Environmental Assessment Model (GLEAM) dari FAO. Model ini merupakan kerangka analisis komprehensif yang dirancang untuk mengukur dampak lingkungan dari sistem peternakan sekaligus memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.

GLEAM diharapkan menjadi alat penting bagi pembuat kebijakan, peneliti, dan pelaku industri dalam merancang kebijakan berbasis data, mengurangi dampak lingkungan, serta menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam jangka panjang.

Sebelum konferensi berlangsung, FAO juga telah menggelar pelatihan teknis bagi 100 pakar dan spesialis terkait penggunaan model GLEAM dan pedoman teknis terbaru yang dikembangkan melalui kemitraan Livestock Environmental Assessment and Performance (LEAP). Inisiatif ini mendukung negara-negara dalam menilai dan mengoptimalkan nilai jasa ekosistem dalam sistem peternakan.

Asisten Direktur Jenderal FAO, Thanawat Tiensin, menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif global dalam menghadapi tantangan sektor peternakan.

“Dunia membutuhkan visi bersama, tanggung jawab kolektif, dan pendekatan One Health sebagai solusi menyeluruh untuk transformasi peternakan yang berkelanjutan. Sains dan inovasi menjadi kunci dalam memastikan ketahanan pangan, gizi, serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat,” tegasnya.

Melalui forum ini, BRIN dan FAO menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi global dalam membangun sistem peternakan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi berbasis sains diharapkan tidak hanya menjawab tantangan masa kini, tetapi juga menjadi fondasi bagi masa depan agripangan yang lebih resilien.

Kegiatan ini juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube BRIN, sebagai bagian dari upaya memperluas akses publik terhadap pengetahuan dan diskursus global di bidang peternakan berkelanjutan.***(rls)

Keterangan foto: Asisten Direktur Jenderal FAO Thanawat Tiensin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Kepala BRIN Arif Satria beserta perwakilan pemerintah Indonesia dari berbagai kementerian dan lembaga dalam pembukaan International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh BRIN dan FAO pada Jumat, 27 Maret 2026 di Jakarta. (FAO)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Berita Lainnya

Jumat, 27 Maret 2026

Pekerja Tertimbun Tumpukan Cangkang Abuboiler, Olises Meninggal di Pabrik SLS Pelalawan


Jumat, 27 Maret 2026

Polres Pelalawan Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Utama Berganti Jabatan


Jumat, 27 Maret 2026

Gerak Cepat, Polres Bengkalis Ringkus Jaringan Pengedar Perusak Saraf di Perkebunan Sawit


Jumat, 27 Maret 2026

Tiga Diamankan, 18 Pemuda di Kuansing Diduga Perkosa 3 Gadis Belia Beramai-ramai


Jumat, 27 Maret 2026

Polsek Tanah Putih Patroli Jalur Mudik, Pastikan Keamanan dan Kelancaran Arus Lebaran 2026


Jumat, 27 Maret 2026

Polres Rohil Bergerak Cepat Antisipasi Karhutla, Personel BKO Diterjunkan


Kamis, 26 Maret 2026

Lagi, Polres Bengkalis Gulung Pengedar Perusak Saraf di Batsol dan Mandau


Kamis, 26 Maret 2026

Arus Balik Lebaran, Ribuan Sepeda Motor Padati Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis


Kamis, 26 Maret 2026

Patroli Pasca Lebaran, Polisi Imbau Pemudik di Pelalawan Hati-hati


Kamis, 26 Maret 2026

Dukcapil Gandeng PN Teluk Kuantan, Hadirkan Layanan Adminduk Terintegrasi


Kamis, 26 Maret 2026

Abdul Wahid Sebut Banyak Kejanggalan dalam Narasi OTT KPK


Kamis, 26 Maret 2026

JPU KPK Beberkan Keterlibatan Abdul Wahid dalam Skandal “Japrem 7 Batang” di PUPR Riau


Kamis, 26 Maret 2026

Kapolda Riau Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Dumai, Tekankan Sinergitas dan Percepatan Penanganan


Kamis, 26 Maret 2026

Usai Dengarkan Dakwahan JPU, Wahid Ajukan Perhohonan jadi Tahanan Rumah


Kamis, 26 Maret 2026

Meski Berjubel di Luar, Masyarakat Antusias Ikuti Sidang Perdana Gubri Nonaktif


Kamis, 26 Maret 2026

Sidang Perdana Gubri Nonaktif, Situasi Aman dan Terkendali


Kamis, 26 Maret 2026

Bupati Kuansing Intruksikan Pejabat Kenakan Pakaian Adat Nusantara di Festival Perahu Beganduang 2026


Kamis, 26 Maret 2026

Pengunjung Membludak, Sidang Perdana Gubri Nonaktif Dimulai


Kamis, 26 Maret 2026

Pasca Cuti Bersama Idul Fitri, Meski Berlakukan WFA, Pelayanan Publik Tetap Jalan


Kamis, 26 Maret 2026

Polsek Tanah Putih Gelar KRYD Malam Hari, Pastikan Arus Balik Lebaran Aman dan Kondusif