Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati di Sungai Tapung, Kampar

Riauterkini-TAPUNG HILIR – Kapolsek Tapung Hilir memberikan respon cepat setelah menerima laporan adanya banyak ikan mati di seputaran Sungai Tapung, Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir. Pada hari Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, serta aktivis lingkungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan menyeluruh.

Dalam kegiatan yang menggunakan perahu untuk menelusuri jalur Sungai Tapung tersebut, Kapolsek Tapung Hilir Akp Khairil dan Kanit Intelkam Aipda Ardian, S.H beserta anggota, bekerja sama erat dengan tim dari Dinas Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Kabid Penataan Lingkungan Hidup Sdr. Erinaldi. Turut hadir juga Zepril Padela, S.IP selaku Ketua DPC Laskar RMRB Kabupaten Kampar, serta perwakilan Laskar Pemerhati Lingkungan Kecamatan Tapung Hilir Sdr. Fiktor Hutagaol, S.Pt, bersama warga masyarakat Desa Sekijang.

Polsek Tapung Hilir Akp Khairil pada Kamis (2/4/2026) menjelaskan bahwa Kami langsung merespons laporan dari masyarakat tentang adanya banyak ikan mati di Sungai Tapung. Sebagai pihak yang bertugas menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, kami merasa perlu turut serta dalam penyelidikan ini, terutama karena sungai adalah sumber kehidupan bagi warga sekitar. Kerjasama dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini," ujarnya.

Kegiatan difokuskan pada pengambilan sampel permukaan air di tiga anak sungai yang menjadi sumber masuk air ke Sungai Tapung, yaitu Anak Sungai Kompe, Anak Sungai Banau, dan Anak Sungai Doliek. Pengambilan sampel ini dilakukan guna mengetahui kondisi kualitas air yang mungkin menjadi faktor penyebab kematian ikan secara massal.

Hasil pengecekan awal di lapangan menunjukkan kondisi berikut:

- Suhu air dalam kondisi normal

- Kepekatan air berada pada tingkat normal

- Kadar DO (Oksigen Terlarut dalam Air) sekitar 3 mg/L, yang masih dalam batas kewajaran

- Hasil pemeriksaan kadar zat kimia lain masih menunggu hasil uji laboratorium yang akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Meskipun beberapa parameter menunjukkan kondisi normal, tim menemukan bahwa banyak ikan telah mati dan mulai membusuk di sepanjang aliran Sungai Tapung. Hal ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang terlibat, mengingat sungai ini memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat, baik untuk keperluan konsumsi, pertanian, maupun ekonomi keluarga.

"Kita akan menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan ini. Selama ini Sungai Tapung menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga, jadi penting bagi kita untuk segera menemukan solusi agar kejadian serupa tidak terulang," ucap Erinaldi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, Kamis (2/4)2016).

Kapolsek Tapung Hilir berharap hasil uji laboratorium dapat segera diketahui sehingga dapat diambil langkah tindakan yang tepat untuk menjaga kelestarian sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat Tapung Hilir.***(Wal)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Berita Lainnya

Rabu, 01 April 2026

Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu 80 Kg, Polres Rohil Terima Penghargaan Kapolda Riau


Rabu, 01 April 2026

Sigap Bantu Korban Pembacokan, Satpam UIN Suska Riau dapat Penghargaan dari Polda Riau


Rabu, 01 April 2026

Transaksi Sabu Digerebek, Dua Pelaku Diamankan di Sorek Satu Pelalawan


Rabu, 01 April 2026

Polisi Ukui Terus Gencarkan Patroli dan Imbauan Cegah Karhutla


Rabu, 01 April 2026

Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Amankan Puluhan Ton Bawang dan Cabe dari Kepri di Inhil


Rabu, 01 April 2026

Waka DPRD Bengkalis Patah Tulang, Polisi Dalami Tabrakan Mobil Dinas di Api-api


Rabu, 01 April 2026

Polres Bengkalis Gulung Pengedar Perusak Saraf Sabu dan Ganja di Batsol


Rabu, 01 April 2026

Berhasil Ungkap Kasus, Polda Riau Beri 161 Personel Penghargaan


Rabu, 01 April 2026

Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang


Rabu, 01 April 2026

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ajak Perkuat Silaturahmi Saat Halal Bihalal di Pekanbaru


Rabu, 01 April 2026

Siaga Kemarau, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi


Rabu, 01 April 2026

Pejuang Karhutla Muharmizan Wafat dalam Tugas, Plt Gubri: Beliau Pahlawan Lingkungan


Rabu, 01 April 2026

Penerapan Penuh E-Tiketing Roro Bengkalis-Pakning Ditargetkan Dua Bulan Mendatang


Rabu, 01 April 2026

Diduga Kelelahan, Personel Manggala Agni Wafat Usai Berjibaku Padamkan Karhutla di Bengkalis


Rabu, 01 April 2026

Diduga Microsleep, Mobil Dinas Waka DPRD Bengkalis dan Minibus Bertabrakan di Lintas Dumai–Pakning


Rabu, 01 April 2026

Dukung Program Asta Cita Presiden, Polsek Tanah Putih Monitoring Pertumbuhan Jagung Ketapang


Rabu, 01 April 2026

Pemkab Inhu Klaim Berhasil Tekan Angka Kemiskinan


Selasa, 31 Maret 2026

RUPS LB BRK Syariah Bahas Kinerja hingga Penguatan Tata Kelola


Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Inhil Resmi Ajukan Raperda Inisiatif Pendidikan Baca Tulis Al-Quran


Selasa, 31 Maret 2026

FITRA Soroti Ketimpangan Anggaran Riau 2026: Rp133 Miliar untuk Instansi Vertikal, Hanya Rp3,6 Miliar untuk Karhutla