Riauterkini-PEKANBARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242, Kecamatan Payung Sekaki akan menggelar event olahraga tradisional Pacu Sampan di Pemancingan Ammar, Kelurahan Tirtasiak, pada 13 hingga 14 Juni 2026 mendatang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Pekan Harmony, Aman Itu Nyata” dengan menghadirkan ajang kebersamaan masyarakat melalui olahraga tradisional, pelestarian budaya Melayu, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Event tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan olahraga tradisional di daerah.
Plt Camat Payung Sekaki, Abdullah S.STP mengatakan, pacu sampan bukan hanya sekadar perlombaan semata, melainkan memiliki nilai budaya dan edukasi yang penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pacu sampan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya kita melestarikan budaya Melayu sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kekompakan di tengah masyarakat. Ini juga sejalan dengan semangat Pekan Harmony, Aman Itu Nyata,” ujar Abdullah.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal serta mencintai olahraga tradisional yang menjadi bagian dari identitas daerah.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga tradisional ini,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada olahraga dan budaya, event Pacu Sampan Payung Sekaki juga membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Kami juga melibatkan UMKM lokal agar kegiatan ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Ini bagian dari upaya pemberdayaan yang kami dorong melalui event ini,” lanjut Abdullah.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Pekanbaru, Achmad Faisal Reza memberikan apresiasi atas inisiatif Kecamatan Payung Sekaki yang dinilai mampu menghidupkan kembali olahraga tradisional di tengah masyarakat.
“Kami dari KONI Kota Pekanbaru sangat mengapresiasi inisiatif Kecamatan Payung Sekaki dalam menyelenggarakan Pacu Sampan ini. Kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam pembinaan olahraga tradisional sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam dunia olahraga,” ujarnya.
Ia menilai, event seperti ini tidak hanya menjaga warisan budaya daerah, namun juga berpotensi melahirkan atlet-atlet berbakat dari tingkat kecamatan.
“Melalui event seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat dari tingkat kecamatan. Ini sejalan dengan komitmen KONI dalam mendorong pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru,” tambahnya.
Panitia juga memastikan kesiapan teknis kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, organisasi kepemudaan hingga dukungan lintas instansi seperti aparat keamanan dan layanan kesehatan guna memastikan perlombaan berjalan aman dan lancar.
Dengan total hadiah jutaan rupiah serta trofi bagi para pemenang, event ini diprediksi bakal menyedot perhatian masyarakat untuk hadir menyaksikan secara langsung kemeriahan perlombaan pacu sampan tersebut.
Mengusung tema “Tunjukkan Tinggi Sportivitas, Lestarikan Budaya, Pererat Persaudaraan”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Kota Pekanbaru.***(Dan)