Riauterkini-KUANTAN SINGINGI — Kawasan Danau Rawang Udang di Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi kini bersiap bersolek. Kawasan perairan yang menyimpan potensi wisata alam tersebut baru saja disentuh aksi pembersihan lingkungan, penanaman pohon, hingga penyebaran ribuan benih ikan yang melibatkan kolaborasi warga lokal dan karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Aksi lingkungan yang menjadi bagian dari agenda tahunan RGE Founders Day 2026 ini diyakini menjadi pemantik awal pengembangan potensi ekonomi berbasis lingkungan (ekowisata) di kawasan pedesaan Kuansing.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Muradi, menilai sentuhan pada fasilitas umum dan kelestarian ekosistem danau ini sejalan dengan spirit daerah Basatu Nagori Maju, yang memadukan peran dunia usaha dan kesadaran masyarakat dalam memajukan pedesaan.
"Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, sejalan dengan semangat persatuan dan gotong royong," tegas Muradi.
Selain membenahi kawasan danau agar lebih asri, aksi pemulihan ini juga menyasar fasilitas publik utama desa. Masjid, Taman Kanak-Kanak (TK), hingga Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) Talontam mendapat sentuhan pengecatan ulang untuk meningkatkan kenyamanan layanan warga.
Hesda Dita Utami, warga lokal yang juga staf administrasi SMKN 1 Benai, mengungkapkan bahwa kunci dari keberhasilan pemeliharaan danau dan fasilitas publik ini terletak pada rasa memiliki (sense of belonging) yang terbangun saat kegiatan berlangsung.
“Masyarakat tidak hanya menonton, tapi ikut berbaur dan berpartisipasi penuh. Suasana kebersamaan ini yang beda. Harapan kami, bibit pohon yang ditanam dan fasilitas yang sudah diperbaiki ini terus dirawat bersama agar manfaatnya panjang,” kata Hesda.
General Manager Stakeholder Relations (SHR) RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza (Wan Jakh), menjelaskan bahwa keterlibatan langsung karyawan dalam menjaga ekosistem dan fasilitas desa ini berlandaskan pada komitmen keberlanjutan perusahaan melalui filosofi 5C (Good for Community, Country, Climate, Customer, and Company).
"Dalam prinsip 5C, Community atau masyarakat berada di urutan pertama. Kami meyakini pertumbuhan bisnis perusahaan harus berjalan selaras dan memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional," ujar Wan Jakh.
Melalui sinergi penataan lingkungan Danau Rawang Udang, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sosial sesaat, melainkan menjadi fondasi awal bagi kemandirian ekonomi, kelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi desa secara berkelanjutan di Teluk Kuantan dan sekitarnya.***(yan)
teks foto: Penyerahan PMT dari manajemen PT RAPP kepada perwakilan masyarakat Desa Segati, Pelalawan.