
Riauterkini-SIAK — Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser dan tiga sepeda motor di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, merenggut nyawa seorang siswi berinisial AM (16). Polisi memastikan proses hukum terhadap kasus tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Insiden tragis itu terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Selain menewaskan AM, kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka berat, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kepergian AM menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Siswi tersebut menjadi korban kecelakaan saat perjalanan pulang setelah menjalani aktivitas sekolah.
"Pergi ke sekolah anak tersebut dalam kondisi sehat walafiat, namun saat pulang justru tinggal nama," ujar seorang warga setempat, menggambarkan kesedihan atas kepergian korban.
Berdasarkan data awal kepolisian, kecelakaan melibatkan Toyota Land Cruiser bernomor polisi BM 151 AK yang dikemudikan pria berinisial DK (49). Mobil tersebut diketahui melaju dari arah Perawang menuju Minas.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga bergerak ke sisi kanan badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas tiga sepeda motor, yakni Honda Vario bernomor polisi BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, serta satu unit Honda Beat tanpa nomor polisi.
Jarak yang sudah terlalu dekat menyebabkan tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan para pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka-luka.
Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang. Kondisi jalan beraspal mulus dan memiliki marka yang jelas. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Menanggapi kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pelajar itu, Kapolres Siak melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Siswoyo, SH, menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (29/10/2026), Siswoyo memastikan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap kronologi serta penyebab kecelakaan.
"Proses hukum tetap berjalan. Saat ini Tim Unit Laka Satlantas Polres Siak sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi dan pengemudi kendaraan, serta memperdalam hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan," ujar Siswoyo.
Sebelumnya, jajaran Polsek Tualang bersama Unit Laka Lantas Satlantas Polres Siak telah mendatangi lokasi kejadian. Petugas mengamankan kendaraan yang terlibat, mendata kondisi para korban, serta mengumpulkan keterangan saksi mata.
Duka atas kepergian AM juga disampaikan melalui media sosial SMKN 1 Tualang. Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar yang ditinggalkan sekaligus berharap agar perkara tersebut diproses secara adil sesuai dengan ketentuan hukum.
Sementara itu, jenazah AM telah dibawa keluarga ke Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, untuk dimakamkan.
Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.***(Adji)