Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Kambing Warga Siak Hilang, Jejak Harimau Ditemukan di Kandang



Riauterkini-SIAK - Kambing warga Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura, hilang diduga diterkam hewan binatang buas.

Di sekitar kandang, ditemukan jejak diduga harimau. Kuat dugaan kambing warga tersebut telah dimangsa binatang buas.

Ukuran bekas telapak kaki di sekitar kandang kambing itu, memiliki ukuran yang berbeda, sehingga warga menduga harimau lebih dari satu ekor.

Salah seorang warga setempat, Masruri yang akrab dipanggil Ruri tak menyangka kambing peliharaan miliknya hilang.

"Saya tak menyangka kambing saya jadi korban dimangsa harimau," jelas Ruri, Jumat (23/1/26).

Disampaikan Ruri, peristiwa itu diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari. Sebab, malam itu Ruri baru saja melihat kambing tersebut di kandangnya yang berada tepat di samping SPBU kilometer 9 Dusun Mekar Jaya, Kampung Benteng Hulu.

"Malam itu saya masih cek kambingnya dan masih berjumlah 15 ekor. Saat pagi hari saya lihat hilang tiga ekor," kata Ruri.

Menjelang siang sebelum sholat Jumat, tambah Ruri, satu ekor kambing ditemukan dalam kondisi ada luka cakar.

"Satu ekor kambing ditemukan dalam kondisi luka, dua ekornya masih hilang dan saya menduga dimangsa harimau sebab darah tercecer di tanah," tambah Ruri.

Lebih lanjut, Ruri juga melihat bekas seretan kambing yang dimangsa harimau pada bekas yang ditinggalkan.



"Ada bekas seretan kambing yang disertai darah di tanah," lanjutnya.

Ia berharap, pemerintah daerah mengambil langkah konkrit sebelum peristiwa serupa terjadi di wilayah sekitar.

"Ya kami berharap ada langkah konkrit pemerintah menangani hal seperti ini. Sebab, kemunculan harimau beberapa waktu terakhir memang sudah meresahkan warga," pintanya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Riki menyebutkan, kemunculan harimau beberapa waktu terakhir di wilayah Kampung Benteng Hulu sudah sangat meresahkan warga.

Dikatakan Riki, sebelumnya, jejak harimau juga terlihat di sejumlah kebun milik warga.

"Sebelum peristiwa harimau memakan kambing milik Ruri, warga juga banyak menemukan jejak harimau di kebun milik warga," kata Riki.

Dijelaskannya, jejak harimau ditemukan warga di area Sungai Jernih kilometer 10.

Jejak harimau juga terlihat di kebun milik Dadang yang juga berada di Kampung Benteng Hulu.

"Warga sudah sangat resah, cuma mau lapor warga sudah malas karena paling cuma dipasangi kamera. Belum ada langkah konkret," timpal Riki.

Ia berharap, pemerintah benar benar mengambil langkah tegas dan terukur agar tak terjadi konflik antara manusia dan harimau.

"Cepat tanggap dan berikan tindakan terukur. Jangan harus ada korban jiwa dulu," tutupnya.***(Adji)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Berita Lainnya

Kamis, 22 Januari 2026

Bupati Suhardiman Gandeng ITB Tingkatkan Kualitas SDM Kuansing


Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan


Kamis, 22 Januari 2026

Polda Riau Tetapkan 9 Tersangka Kasus Perusakan Fasilitas PKH di TNTN


Kamis, 22 Januari 2026

Danantara: Transformasi PalmCo Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional


Kamis, 22 Januari 2026

Kerugian Rp34 M, Camat Bandar Petalangan Tersangka Baru Korupsi Pupuk Subsidi di Pelalawan


Rabu, 21 Januari 2026

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Karlahut


Rabu, 21 Januari 2026

Kejari Kuansing Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Narkotika


Rabu, 21 Januari 2026

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh


Rabu, 21 Januari 2026

Baru Beberapa Hari Menjabat, Kapolsek Kerumutan Bersama BKSDA Sudah Ungkap Kayu Olahan Ilegal


Rabu, 21 Januari 2026

Tiga Oknum Polisi Aktif Terseret Kasus Narkoba di Bengkalis, Diduga Ditangkap Saat Pesta


Rabu, 21 Januari 2026

Muflihun Gugat Polda Riau Sebesar Rp15 Miliar


Rabu, 21 Januari 2026

DLH Bengkalis Imbau Masyarakat Berperan Aktif Pilah Sampah


Rabu, 21 Januari 2026

Tekan Aksi Premanisme, Polisi di Ukui, Pelalawan Intensifkan KRYD


Rabu, 21 Januari 2026

Seekor Buaya Muncul di Kawasan Pemukiman Warga di Inhil


Rabu, 21 Januari 2026

Wako Pekanbaru Diundang Ikut Workshop Olah Sampah di Jepang


Rabu, 21 Januari 2026

Polres Rohil Tegaskan Komitmen Pengelolaan Anggaran Berintegritas Lewat Penandatanganan Pakta Integritas 2026


Selasa, 20 Januari 2026

Harimau Sumatera Kerap Muncul di Desa Pulau Muda Pelalawan, Polisi dan BBKSDA Lakukan Mitigasi


Selasa, 20 Januari 2026

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Tanah Putih Cek Lokasi Ketahanan Pangan Jagung di Putat


Selasa, 20 Januari 2026

Korupsi Pembangunan Hotel Kuansing,Saksi Ahli Sebut Eksekutif Merupakan Penanggung Jawab Anggaran


Selasa, 20 Januari 2026

Sesuai Mekanisme, Penertiban Kios Pasar Bawah Telukkuantan Gunakan Tiga Alat Berat