Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Analisis Kepemimpinan Kapolda Riau: Menggabungkan Pendekatan Teknokratik, Transformasi, dan Populis



Riauterkini-PEKANBARU – Kiprah Irjen Pol Herry Heryawan selama menjabat sebagai Kapolda Riau menjadi sorotan publik dan akademisi. Kepemimpinannya dinilai membawa warna baru bagi institusi Polri di Bumi Lancang Kuning melalui perpaduan antara ketegasan penegakan hukum, inovasi lingkungan, dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Aktivis Sosial sekaligus Dewan Etik DPP Aliansi Media Indonesia (AMI), Fadila Saputra, menilai bahwa Kapolda Riau berhasil merespons isu strategis dengan cara yang tidak konvensional. Salah satu yang paling menonjol adalah pengenalan konsep Green Policing, sebuah langkah yang mengintegrasikan tugas kepolisian dengan pelestarian lingkungan hidup.

Secara akademik, gaya kepemimpinan Irjen Pol Herry Heryawan dipandang memiliki fondasi teknokratik yang kuat. Berdasarkan latar belakang di bidang reserse dan pendidikan jenjang doktoral, kebijakan yang diambil dinilai berbasis pada keahlian dan arah strategis jangka panjang, bukan sekadar reaksi sesaat terhadap situasi.

"Keputusan-keputusan yang diambil terstruktur dan berbasis konsep. Ini mencerminkan model rasional-birokratik yang sangat kuat," ujar Fadila dalam keterangannya.

Karakter adaptif juga terlihat dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera serta penyelesaian konflik sosial. Sebagai contoh, dalam menangani persoalan di Panipahan, Rokan Hilir, Kapolda terjun langsung berdialog dengan warga untuk memastikan solusi yang komunikatif dan tidak kaku secara birokrasi.

Melalui perspektif teori kepemimpinan transformasional, program Green Policing dianggap sebagai upaya mengubah paradigma institusi. Polri kini diposisikan tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai aktor sosial yang menjaga keberlanjutan lingkungan.

Upaya ini diiringi dengan dimensi inspirational motivation, yakni melibatkan masyarakat secara aktif dalam berbagai program keamanan dan sosial untuk membangun kepercayaan publik.

Analisis tersebut menyimpulkan bahwa Kapolda Riau menjalankan model kepemimpinan hibrida yaitu pertama teknokratik; sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data dan keahlian. Kedua transformasional; sebagai arah perubahan institusi ke arah yang lebih modern dan ketiga populis-adaptif; yaitus sebagai sarana membangun legitimasi sosial melalui kedekatan dengan masyarakat dan Forkopimda.

"Model hibrida ini sangat potensial untuk memperkuat Polri sebagai agen perubahan sosial. Namun, tantangannya adalah bagaimana konsistensi ini tetap terjaga di tengah dinamika birokrasi dan tekanan eksternal yang terus berubah," tambah Fadila.

Sentuhan populis, seperti kegiatan olahraga bersama masyarakat, dipandang sebagai instrumen penting untuk membangun kedekatan emosional dengan warga Riau, sehingga pesan-pesan keamanan dan ketertiban dapat tersampaikan dengan lebih efektif.***(dan)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Berita Lainnya

Jumat, 26 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Putih Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu


Jumat, 26 Juni 2026

Sempat Bermasalah dengan Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Dimutasi


Jumat, 26 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Sambangi Poskamling, Dorong Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan


Jumat, 26 Juni 2026

Usai Riau, BRK Syariah Kini Gandeng BPS Kota Batam Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kepri


Kamis, 25 Juni 2026

Langkah Nyata untuk Iklim: Anak Muda Indonesia Bergerak Selamatkan Bumi


Kamis, 25 Juni 2026

Kejari Siak Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pemerasan Proyek UKPBJ 2025, Modus Minta Fee 1 Persen


Kamis, 25 Juni 2026

Plt Gubri Buka Rangkaian PIT dan Mukernas Hisfarsi 2026


Kamis, 25 Juni 2026

Unggul Dalam Inovasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Tiga Juara di APQ Awards 2026


Kamis, 25 Juni 2026

CD RAPP Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Melalui Sunatan Massal di Desa Air Hitam


Kamis, 25 Juni 2026

Silaturahmi Bupati Meranti, Danrem Tekankan Sinergi untuk Percepat Pembangunan Daerah


Kamis, 25 Juni 2026

Sambut HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Dumai Perkuat Sinergi dengan Kalangan Masyarakat


Kamis, 25 Juni 2026

Puncak Milad ke-18, Umri Hadirkan Menteri, Wamen dan Tokoh Nasional


Kamis, 25 Juni 2026

Kemacetan Hingga 6 Jam, Bupati Zukri Turun Tangan Tinjau Jalan Km 83 Jalintim


Kamis, 25 Juni 2026

Polsek Bantan Sambangi Petani Kangkung dan Bayam di Selatbaru


Kamis, 25 Juni 2026

Gratis 44 Sekolah Swasta, Plt Gubri: Tidak Boleh Ada Anak di Riau Putus Sekolah


Kamis, 25 Juni 2026

Kapolda Riau Janji Usut Dugaan Aktivis IMM Dipukul Aparat Saat Demo di DPRD Riau


Kamis, 25 Juni 2026

Polisi Jelaskan Kronologis Demo Diwarnai Kericuhan di DPRD Riau


Kamis, 25 Juni 2026

Kemudahan dan Prinsip Syariah Jadi Alasan Masyarakat Memilih Gadai Emas BRK Syariah


Kamis, 25 Juni 2026

Dongkrak Gizi Anak dan Ekonomi Rakyat, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Minta Program MBG Terus Dilanjutkan


Kamis, 25 Juni 2026

Kejari Kuansing Luruskan Maksud Pendampingan Proyek MTQ Bukan Melindungi Kontraktor