Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Bertahan di Tengah Tantangan, Kelompok Tani Asa Baru Binaan RAPP Tumbuh Lewat Budidaya Cabai

Riauterkini-SIAK – Hamparan kebun cabai yang tumbuh subur di Kampung Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, menjadi bukti kerja keras Kelompok Tani Asa Baru dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan.

Kelompok yang dibentuk pada 2025 ini menghimpun petani dari sejumlah kelompok tani yang sebelumnya tidak aktif dan kini menjadi kelompok binaan Community Development (CD) PT RAPP
Di balik perkembangan tersebut, terdapat sosok Azmi (54), petani senior yang telah puluhan tahun mengabdikan hidupnya di dunia pertanian. Bagi Azmi, bertani bukan sekadar pekerjaan, tetapi sumber penghidupan sekaligus harapan bagi keluarganya.

"Dari dulu saya memang tidak tahu kerja ke mana-mana, karena sejak kecil memang sudah diajarkan orang tua untuk bertani. Saya juga tidak terbiasa bekerja serabutan karena yang saya pahami dan tekuni sejak dulu memang bertani. Jadi sampai sekarang, pertanian tetap menjadi bagian dari kehidupan saya dan sumber penghidupan keluarga," kata Azmi.

Berbekal pengalaman bertahun-tahun, Azmi memilih budidaya cabai sebagai usaha utama karena dinilai memiliki prospek yang baik dan permintaan pasar yang stabil. Pembentukan Kelompok Tani Asa Baru juga didorong oleh tingginya kebutuhan cabai di Kecamatan Sungai Apit serta dukungan lahan yang diberikan pemerintah kampung untuk pengembangan pertanian masyarakat.

Pengembangan budidaya cabai ini sejalan dengan komitmen APRIL2030 pada pilar Inclusive Progress yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Melalui pendampingan berkelanjutan dari CD RAPP
"Sampai hari ini cabai masih menjadi komoditas utama yang dikembangkan kelompok karena hasilnya cukup membantu memenuhi kebutuhan anggota dan keluarga masing-masing. Selain itu, budidaya cabai juga dinilai memiliki prospek yang baik sehingga terus menjadi fokus usaha Kelompok Tani Asa Baru," ujar Azmi.

Selain pendampingan, petani juga mendapatkan dukungan bibit cabai, pupuk dasar, dan pupuk kandang untuk menunjang kegiatan budidaya. Bagi Azmi, manfaat yang dirasakan bukan hanya peningkatan hasil panen, tetapi juga bertambahnya pengetahuan dan keterampilan bertani.

Meski demikian, tantangan tetap dihadapi, terutama perubahan cuaca dan fluktuasi harga komoditas.

"Tidak hanya harga, cuaca juga menjadi tantangan terbesar kami. Kadang hasil panen bagus tetapi harga turun, atau sebaliknya harga bagus tetapi cuaca tidak mendukung sehingga hasil panen tidak maksimal. Kondisi seperti itu yang harus terus kami hadapi sebagai petani," kata Azmi.

Namun, berbagai tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat kelompok untuk terus berkembang. Pada tahun 2025, Kelompok Tani Asa Baru berhasil membukukan penjualan sebesar Rp475 juta dari budidaya cabai di lahan 1,4 hektare.

Keberhasilan itu memungkinkan kelompok membeli lahan seluas 2.500 meter persegi senilai Rp140 juta, satu unit hand tractor, serta menambah lahan budidaya menjadi dua hektare dengan total tanam hingga 23.000 batang cabai.

Head of CD
RAPP
"Perkembangan Kelompok Tani Asa Baru menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang ketika memperoleh pendampingan yang tepat serta didukung oleh semangat untuk terus maju. Keberhasilan yang diraih kelompok ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dan komitmen dalam membangun usaha yang berkelanjutan," kata Leo.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas kelompok dan pengembangan usaha produktif akan terus didorong untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.

"Kami berharap kelompok ini dapat terus meningkatkan kapasitas usahanya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Ke depan, kami akan terus mendorong lahirnya kelompok-kelompok masyarakat yang mandiri, produktif, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Dari kebun cabai di Kampung Rawa Mekar Jaya, Azmi dan Kelompok Tani Asa Baru membuktikan bahwa ketekunan dan kemauan untuk terus belajar mampu membuka peluang yang lebih luas serta menumbuhkan harapan bagi masa depan yang lebih baik.***(rls)

Keterangan Foto:
Tim Community Development (CD) RAPP melakukan pendampingan dan monitoring budidaya cabai Kelompok Tani Asa Baru di Kampung Rawa Mekar Jaya, Kabupaten Siak.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Berita Lainnya

Jumat, 26 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Putih Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu


Jumat, 26 Juni 2026

Sempat Bermasalah dengan Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Dimutasi


Jumat, 26 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Sambangi Poskamling, Dorong Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan


Jumat, 26 Juni 2026

Usai Riau, BRK Syariah Kini Gandeng BPS Kota Batam Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kepri


Kamis, 25 Juni 2026

Langkah Nyata untuk Iklim: Anak Muda Indonesia Bergerak Selamatkan Bumi


Kamis, 25 Juni 2026

Kejari Siak Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pemerasan Proyek UKPBJ 2025, Modus Minta Fee 1 Persen


Kamis, 25 Juni 2026

Plt Gubri Buka Rangkaian PIT dan Mukernas Hisfarsi 2026


Kamis, 25 Juni 2026

Unggul Dalam Inovasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Tiga Juara di APQ Awards 2026


Kamis, 25 Juni 2026

CD RAPP Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Melalui Sunatan Massal di Desa Air Hitam


Kamis, 25 Juni 2026

Silaturahmi Bupati Meranti, Danrem Tekankan Sinergi untuk Percepat Pembangunan Daerah


Kamis, 25 Juni 2026

Sambut HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Dumai Perkuat Sinergi dengan Kalangan Masyarakat


Kamis, 25 Juni 2026

Puncak Milad ke-18, Umri Hadirkan Menteri, Wamen dan Tokoh Nasional


Kamis, 25 Juni 2026

Kemacetan Hingga 6 Jam, Bupati Zukri Turun Tangan Tinjau Jalan Km 83 Jalintim


Kamis, 25 Juni 2026

Polsek Bantan Sambangi Petani Kangkung dan Bayam di Selatbaru


Kamis, 25 Juni 2026

Gratis 44 Sekolah Swasta, Plt Gubri: Tidak Boleh Ada Anak di Riau Putus Sekolah


Kamis, 25 Juni 2026

Kapolda Riau Janji Usut Dugaan Aktivis IMM Dipukul Aparat Saat Demo di DPRD Riau


Kamis, 25 Juni 2026

Polisi Jelaskan Kronologis Demo Diwarnai Kericuhan di DPRD Riau


Kamis, 25 Juni 2026

Kemudahan dan Prinsip Syariah Jadi Alasan Masyarakat Memilih Gadai Emas BRK Syariah


Kamis, 25 Juni 2026

Dongkrak Gizi Anak dan Ekonomi Rakyat, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Minta Program MBG Terus Dilanjutkan


Kamis, 25 Juni 2026

Kejari Kuansing Luruskan Maksud Pendampingan Proyek MTQ Bukan Melindungi Kontraktor