Riauterkini-BENGKALIS– Sebanyak 80 ibu hamil di Kecamatan Bengkalis mengikuti kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat (Bumil Sehat) yang digelar di halaman Puskesmas Pembantu (Pustu) Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Senin (24/8/26).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku ibu hamil dalam menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Selain itu, Gerakan Bumil Sehat juga menjadi salah satu terobosan dalam mendorong pemeriksaan kehamilan secara rutin serta deteksi dini faktor risiko guna mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis Ermanto, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Yessica Vebrina, SKM, MKM mengatakan, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak harus dimulai sejak masa kehamilan.
Menurutnya, gerakan seribu hari pertama kehidupan dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting sekaligus menekan angka kematian ibu dan anak.
“Jadi, upaya pencegahan stunting dan angka kematian ibu dan anak itu tidak hanya dilakukan setelah ibu melahirkan, tetapi sudah harus dimulai sebelum melahirkan atau selama masa kehamilan,” ujar Yessica.
Ia menjelaskan, selama masa kehamilan setiap ibu dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan kehamilan minimal enam kali. Selain itu, ibu hamil juga dianjurkan mengonsumsi tablet tambah darah sebanyak yang dianjurkan selama kehamilan.
Melalui kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat tersebut, para peserta mendapatkan edukasi langsung dari petugas kesehatan mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan hingga menghadapi proses persalinan.
Yessica juga mengingatkan, para ibu hamil agar menjauhi paparan asap rokok karena dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.
Salah seorang peserta, Ninik Mardiani asal Wonosari, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru yang sebelumnya belum diketahuinya.
“Alhamdulillah, setelah mengikuti kegiatan ini dari yang tidak tahu menjadi tahu. Kami baru pertama kali mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan seperti ini, jadi dapat ilmu juga dari sini,” ungkap Ninik.
Ninik yang tengah menjalani kehamilan anak keduanya itu mengatakan, dirinya memang memiliki sejumlah keluhan selama masa kehamilan sehingga informasi dan edukasi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
Ia berharap kegiatan kelas dan edukasi bagi ibu hamil dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak ibu hamil yang memperoleh pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan.
“Semoga kegiatan kelas ibu hamil seperti ini terus dilakukan agar ibu-ibu hamil yang lain juga mendapatkan pengetahuan,” harapnya.
Kegiatan kali ini menghadirkan narasumber dari UPT. Puskesmas Bengkalis.
Melalui Gerakan Bumil Sehat, diharapkan semakin banyak ibu hamil yang memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, mengenali faktor risiko sejak dini, memenuhi kebutuhan gizi, serta mempersiapkan persalinan yang aman demi melahirkan generasi yang sehat.***(dik)