Riauterkini-BENGKALIS- Kabupaten Bengkalis menjadi pusat perhatian dunia pendidikan vokasi dan teknologi maritim nasional setelah resmi menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026.
Ajang bergengsi setahun sekali ini diikuti 129 tim dari 52 perguruan tinggi se-Indonesia itu dibuka Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (14/9/26).
Pembukaan KKI 2026 berlangsung meriah dengan parade kontingen dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi finalis. Ribuan peserta dan tamu undangan turut memadati lokasi kegiatan.
Kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi tersebut melibatkan mahasiswa dari 7 politeknik, 5 institut, dan 40 universitas. Mereka akan bersaing menampilkan karya serta inovasi terbaik di bidang teknologi kapal dan kemaritiman.
Kehadiran para finalis dari berbagai daerah menjadikan Bengkalis sebagai panggung kolaborasi dan pengembangan teknologi maritim nasional selama empat hari pelaksanaan KKI 2026.
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam keterangan persnya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang telah memberikan kepercayaan kepada Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sebagai tuan rumah KKI 2026.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus bukti bahwa Bengkalis memiliki kapasitas dan komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan, riset, serta inovasi di bidang kemaritiman.
“Dari ajang inilah kita berharap lahir berbagai gagasan, desain, serta teknologi kemaritiman yang tangguh, responsif, mandiri, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Kasmarni.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis itu menegaskan, KKI bukan sekadar kompetisi antarperguruan tinggi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan dunia industri dalam menghadapi tantangan sektor maritim di masa depan.
Kasmarni juga menilai tema KKI 2026, “Garda Maritim Nusantara : Inovasi Teknologi Kapal Coast Guard yang Tangguh, Responsif, dan Mandiri untuk Kedaulatan Bangsa”, sangat relevan dengan posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
Terlebih, Kabupaten Bengkalis berada di kawasan strategis Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang memiliki peran penting dalam perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi, serta menjaga kedaulatan wilayah negara.
“Melalui ajang ini kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berani berinovasi, memiliki karakter kuat, serta mampu menghadirkan solusi bagi kemajuan maritim Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) Johny Custer menyebutkan, KKI 2026 sebagai momentum istimewa bagi Polbeng.
Selain dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi nasional, tahun ini kampus vokasi tersebut juga memperingati Milad ke-25 atau seperempat abad pengabdiannya di dunia pendidikan.
Mengusung tema “25 Tahun Bertumbuh dari Daerah, Berdampak untuk Indonesia”, Polbeng berkomitmen terus melahirkan sumber daya manusia unggul dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa.
Johny mengatakan, KKI 2026 menjadi agenda pertama dari 25 kegiatan utama yang telah disiapkan dalam rangkaian Milad ke-25 Polbeng. Pelaksanaan kompetisi ini dinilai sejalan dengan identitas kampus yang lahir dan berkembang di daerah kepulauan dengan karakter kemaritiman yang kuat.
Di hadapan para peserta, Johny turut mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama kompetisi berlangsung. Seluruh tim diminta mematuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan panitia, mulai dari technical safety inspection, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga pengoperasian prototipe kapal secara aman dan bertanggung jawab.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik, tetapi juga bagaimana seluruh peserta mampu menunjukkan profesionalisme, disiplin, dan budaya keselamatan dalam setiap tahapan lomba,” tegasnya.
Johny menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis atas dukungan yang terus diberikan terhadap pengembangan Polbeng, termasuk dukungan gedung dan sarana pendukung untuk pendirian Kampus IV Polbeng di Duri.
Pembukaan KKI 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Syaputra, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru Nunuk Suryani, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Indra Putra, kepala PD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, unsur Forkopimda, serta ribuan peserta dan tamu undangan.
KKI 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 17 September 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menampilkan karya, kreativitas, dan inovasi teknologi kapal yang diharapkan mampu memperkuat daya saing serta kemajuan sektor maritim nasional.***(dik)