Riauterkini-BENGKALIS – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni diwakili Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH, resmi menutup rangkaian kegiatan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026, Kamis (17/9/26) di Lapangan Tugu Bengkalis.
Ajang nasional tersebut, diikuti sebanyak 52 perguruan tinggi se-Indonesia yang terdiri dari 7 politeknik, 5 institut dan 40 universitas dengan total 129 tim.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam amanatnya mengatakan, perjalanan untuk terus berinovasi untuk membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu menciptakan teknologi, menguasai ilmu pengetahuan, dan menjadi kekuatan bagi masa depan bangsa ini.
"Kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, kami ucapkan selamat atas perjuangannya, karya, kreatifitas dan inovasinya," ucapnya.
Lebih lanjut Bupati Kasmarni berpesan, kompetisi bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang siapa yang berani berinovasi, berani mencoba, berani gagal, dan berani bangkit untuk menjadi lebih baik. Kepada para juara diucapkan selamat, jangan berhenti karena telah menang. Teruslah belajar berinovasi dan teruslah menciptakan karya terbaik untuk Indonesia.
Begitu pula, kepada peserta yang belum menjadi juara, jangan pernah berkecil hati, karena boleh jadi, pada kompetisi ini kalian belum berhasil. Tetapi kalian membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berharga, yakni, pengalaman, persahabatan, semangat, dan keberanian untuk menjadi lebih baik.
Lanjut Sekda, bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis, menjadi tuan rumah KKI 2026 bukan sekadar kehormatan. Akan tetapi ini adalah pesan, bahwa Kabupaten Bengkalis siap menjadi bagian dari masa depan kemaritiman Indonesia.
"Kita berada di wilayah yang dikelilingi laut, hidup bersama laut dan tumbuh dari laut. Maka sudah sepatutnya kita tidak hanya menjadi penonton di tengah luasnya potensi maritim Indonesia. Akan tetapi, kita harus menjadi pelaku, pencipta dan penggerak, yang paling penting, kita harus menyiapkan generasi muda yang mampu menjadikan laut sebagai kekuatan ekonomi, inovasi, teknologi, dan masa depan bangsa," tuturnya.
Menurutnya, KKI bukan hanya menjadi ajang kompetisi antar mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, inovasi dan kemampuan teknologi, khususnya di bidang perkapalan dan kemaritiman.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Kontes Kapal Indonesia 2026. Jadikan pengalaman dan proses selama mengikuti kompetisi ini sebagai bekal untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.
Ia juga berharap inovasi dan teknologi yang lahir dari KKI dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi kemajuan teknologi kemaritiman Indonesia.
Pada malam itu juga dilakukan penyerahan berbagai penghargaan dan apresiasi yang diberikan para pemenang dari berbagai kategori. Sementara keluar sebagai juara umum, pada Kontes Kapal Indonesia (KKI) tahun 2026 berhasil diraih Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Penyerahan piala juara umum diserahkan langsung Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Johny Custer didampingi Plt, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Hambali dan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri dan tamu undangan lainnya.***(dik/rls)