Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Ironi Dibalik Kematian dr. Alex, Tak Bergaji dan Terlilit Pinjol

Riauterkini-PEKANBARU- Misteri dibalik kematian dr. Alex Cristo Loris yang jenazahnya ditemukan di dekat pagar RSUD Tengku Rafian Siak pada Selasa (14/7/2026) diungkap Satreskrim Polres Siak, Selasa (4/8/2026). Hasil visum dan pemeriksaan laboratorium memastikan korban meninggal akibat obat penenang atau bius yang disuntikan korban sendiri ke tubuhnya. Polisi memastikan tidak ada tindak kekerasan yang menyebabkan kematian korban.

Polisi juga mengungkap dugaan pemicu dr. Alex mengkonsumsi obat anastesi yang semestinya digunakan untuk pasien. Dari pemeriksaan telephone seluler korban, ditemukan fakta bahwa dr. Alex terlilit pinjaman online atau Pinjol dalam jumlah cukup besar.

Fakta yang memunculkan kebingungan, mengingat presepsi publik selama inimenganggap seorang dokter mendapatkan gaji atau tunjangan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya.

Ternyata tidak demikian dengan dr. Alex. Keberadaan di RSUD Tengku Rafian Siak bukan dalam rangka tugas sebagai tenaga medis berstatus pegawai negeri, melainkan menjalani program stase Rumah Sakit Jejaring. Korban belum tuntas kuliah masih berstatus peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri). Pekerja medis dengan status ini tidak mendapatkan gaji maupun tunjangan.

"Karena statusnya masih PPDS, jadi belum mendapatkan gaji," jelas Dekan FK Unri dr. Tubagus Odih Rhomdani menjawab pertanyaan riauterkini via pesan WhatsApps, Rabu (5/8/2026).

Ketika ditanya mengenai berapa biaya untuk mengikuti rogram PPDS di FK Unri, Dekan yang merupakan ahli bedah anak tersebut lantas merincikan, bahwa untuk pendaftaran membayar Iuran Pengembangan Institusi dengan besaran maksimal Rp50 juta. Kemudian untuk Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP sebesar Rp10 juta sampai Rp25 juta persemester.

Terkait dengan kesulitan hidup yang dihadapi dr, Alex hingga terlilit Pinjol dan diduga menjadi pemicu yang bersangkutan mengkonsumsi obat penenang, dr. Odih mengaku pihak kampus tak pernah mendapat laporan. Termasuk dari mahasiswa PPDS lainnya.

"Kami belum pernah menerima keluhan dari almarhum. Juga dari mahasiswa PPDS lainnya, " tugas dr. Odih.

Dari fakta bahwa dr. Alex tidak mendapatkan gaji karena masih berstatus mahasiswa dan rincian biaya kuliah di atas, bisa dipastikan berapa beratnya beban finansial yang harus ditanggungnya. Terlebih dr, Alex sudah berkeluarga. ***(mad)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Rabu, 05 Agustus 2026

Warga Langgam Pelalawan Diserang Beruang Saat Menderes Karet


Rabu, 05 Agustus 2026

Plt Gubri Sampaikan Usulan Pembangunan Jembatan dan Flyover ke Menteri PU


Rabu, 05 Agustus 2026

Dapur SPPG Wonosari Bengkalis Pastikan Tak Gunakan LPG dan Bahan Pangan Bersubsidi


Rabu, 05 Agustus 2026

Dampak Serangan Brutal Monyet Liar, Sejumlah Sekolah di Tembilahan Belajar Daring


Rabu, 05 Agustus 2026

Kuasa Hukum Rida K Liamsi Minta Dakwaan Jaksa Dinyatakan Batal Demi Hukum


Rabu, 05 Agustus 2026

Masuki Usia Seperempat Abad, LLMB Riau, Kepri dan Sumut Komitmen Suarakan Kepentingan Rakyat


Rabu, 05 Agustus 2026

Terjerat Pinjol dan Beban Pendidikan PPDS Tinggi, Polisi Ungkap Motif Kematian dr. Alex di Siak


Rabu, 05 Agustus 2026

SSB INAFA Pekanbaru Wakili Riau di Liga TopSkor Nasional Championship 2026


Rabu, 05 Agustus 2026

BRK Syariah Apresiasi Polda Riau Ungkap Dugaan Korupsi KUR yang Dilaporkan Sejak 2024


Rabu, 05 Agustus 2026

PT BSP Luruskan Disinformasikan Soal Kontrak Pengadaan Kendaraan


Rabu, 05 Agustus 2026

Bangun Nano Filter di Siak Kecil dan Pinggir, Perumdam Bengkalis Gaet Investor Jakarta


Rabu, 05 Agustus 2026

Biddokkes Polda Riau Ungkap Detail Temuan Luka pada Jenazah dr. Alex Chridr. Alex Christo Lorissto Loris


Rabu, 05 Agustus 2026

Patroli Karhutla Terus Digencarkan, Polsek Tanah Putih Pastikan Wilayah Bebas Kebakaran


Rabu, 05 Agustus 2026

Aniaya Relawan MBG, Dua Pemasok Ayam di Bengkalis Ditangkap Polisi


Selasa, 04 Agustus 2026

Polisi Ungkap Kematian Dokter Anestesi RSUD Siak, Dipicu Obat Keras Tanpa Ventilator


Selasa, 04 Agustus 2026

Petani Mangga Indonesia Pelajari Praktik Baik dalam Kunjungan Studi ke Filipina yang Difasilitasi FAO


Selasa, 04 Agustus 2026

Tingkatkan Kualitas, Imigrasi Bengkalis Percantik Ruang Pelayanan


Selasa, 04 Agustus 2026

Wamenkes RI Dorong Riau Cetak SDM Radiografer untuk Perkuat Layanan Kesehatan


Selasa, 04 Agustus 2026

22 Agustus Digelar Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai


Selasa, 04 Agustus 2026

Polres Inhil Bersama Tim Gabungan Terus Buru Monyet Liar Di Tembilahan