Riauterkini - PEKANBARU - Pengujian kekuatan tanah di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, resmi berakhir pada Selasa (11/8/26). Dengan selesainya pekerjaan tersebut, operasional penerbangan bandara kembali normal mulai Rabu (12/8/26).
General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan pengujian tanah telah dilakukan selama empat hari. Yakni erhitung sejak 28 Juli 2026 dan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Hari ini merupakan hari terakhir kami melakukan pengujian tanah di landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Besok operasional penerbangan bandara sudah kembali normal," kata Achmad.
Menurutnya, setelah pekerjaan pengujian selesai, jam operasional bandara kembali dibuka secara normal mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Jam operasi kembali dibuka pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB," ujarnya.
Sebelumnya, Bandara SSK II Pekanbaru melakukan penyesuaian jam operasional untuk mendukung pelaksanaan pengujian kondisi dan kekuatan tanah di area landasan pacu.
Pengujian tersebut merupakan bagian dari prosedur rutin untuk mengetahui kondisi landasan pacu sekaligus memperoleh data teknis yang diperlukan bagi aspek keselamatan dan pelayanan penerbangan.
"Pengecekan ini merupakan prosedur rutin yang harus dilakukan untuk mengetahui kondisi landasan pacu sehingga seluruh data dapat diperoleh," jelas Achmad.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan meliputi Test Pit dan Field California Bearing Ratio (CBR). Pengujian tersebut dilakukan untuk mengetahui daya dukung dan kekuatan tanah sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur sisi udara tetap memenuhi aspek keselamatan.
Airport Technical Division Head Bandara SSK II Pekanbaru, Rudiansyah SN, sebelumnya menjelaskan bahwa pelaksanaan test pit dan field CBR bertujuan mendukung peningkatan aspek keamanan sekaligus pelayanan penerbangan.
"Pelaksanaan pekerjaan ini juga telah dikoordinasikan dengan seluruh stakeholder, termasuk maskapai penerbangan, untuk mengantisipasi penerbangan yang terdampak," katanya.
Penyesuaian jam operasional selama proses pengujian tersebut bersifat sementara. Setelah seluruh rangkaian pekerjaan rampung, operasional bandara kembali diberlakukan seperti biasa.
Dengan normalnya kembali jam operasional, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru diharapkan dapat kembali berjalan sesuai jadwal dan pelayanan kepada pengguna jasa penerbangan berlangsung optimal. ***(mok)