Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
CEO for a Day, Bekali 16 Perempuan Muda Jadi Pemimpin Masa Depan



Riauterkini-JAKARTA — Enam belas perempuan muda bergabung bersama para CEO perempuan, jajaran pimpinan senior dunia usaha dan para Kepala Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari ini pada acara penutupan CEO for a Day Indonesia: Women Shaping Tomorrow. Program ini merupakan sebuah inisiatif pengamatan kerja langsung (shadowing) dan pendampingan (mentorship) bagi generasi muda, yang diselenggarakan oleh PBB di Indonesia, AmCham Indonesia Women Network, dan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN).

Diselenggarakan untuk memperingati Hari Anak Muda Internasional, Forum Kepemimpinan ini merayakan pencapaian para peserta, sekaligus menegaskan kembali komitmen bersama antara PBB, sektor swasta, dan jaringan bisnis. Komitmen ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan muda melalui kepemimpinan, bimbingan, serta memberikan peluang yang bermakna bagi mereka untuk terus berkembang.

Meskipun telah banyak kemajuan, keterwakilan perempuan dalam posisi kepemimpinan dan pengambilan keputusan di seluruh dunia masih tergolong rendah. Hal ini menyoroti betapa pentingnya menciptakan ruang dan jalur yang memungkinkan para perempuan muda untuk membangun kepercayaan diri, pengalaman, serta jaringan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin.

“Hari ini, kita berkumpul untuk memanfaatkan kekuatan perempuan untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ujar Gita Sabharwal, Kepala Perwakilan PBB di Indonesia. “Setiap pemimpin memulai perjalanannya dari suatu titik.

Seperti halnya para anak muda yang hadir hari ini, kami pun dulunya adalah perempuan muda yang idealis dan sangat ingin membawa perubahan positif bagi dunia. Memberdayakan generasi muda, khususnya anak perempuan dan perempuan secara umum, merupakan nilai inti dari PBB. Melalui sinergi antargenerasi pemimpin perempuan, kita dapat memajukan inklusivitas, kesetaraan, dan peluang, serta membantu mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.”

Keenam belas peserta tersebut dipilih melalui proses seleksi yang kompetitif berdasarkan potensi kepemimpinan, motivasi, dan komitmen mereka dalam menciptakan dampak positif. Mereka dipasangkan dengan 15 CEO perempuan, eksekutif senior, dan kepala badan PBB untuk mendapatkan wawasan langsung mengenai dunia kepemimpinan, budaya organisasi, pengembangan karier, dan proses pengambilan keputusan.

Salah satu peserta, Dhea Umi Amalia (24), mengatakan bahwa pengalaman mengikuti CEO for a Day semakin menguatkan keyakinannya bahwa latar belakang bukanlah batasan untuk menjadi seorang pemimpin. Berasal dari keluarga sederhana—ayahnya bekerja sebagai sopir angkot dan ibunya merupakan lulusan SMP dari keluarga petani—Dhea berhasil menempuh pendidikan Kimia di Universitas Gadjah Mada, lulus cum laude sebagai lulusan tercepat di jurusannya, dan kemudian beralih karier ke bidang pemasaran.

“Kesempatan untuk melakukan shadowing membuka mata saya bahwa kepemimpinan dibangun dari pengalaman, keberanian mengambil kesempatan, dan kemauan untuk terus belajar. Untuk para perempuan generasi pertama di luar sana, jangan biarkan dari mana kita berasal menentukan sejauh mana kita bisa melangkah. Berani bermimpi besar, mencari mentor, dan terus berinvestasi pada diri sendiri,” ujarnya.

Adapun berbagai organisasi yang turut berpartisipasi dalam inisiatif ini meliputi AHANA, Bee Well Indonesia, AmCham Indonesia, HHP Law Firm, HP Indonesia, Dynapack Asia, Selaras Logistik Indonesia, Kiroyan Partners, APP Group, TBS Energi Utama, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) Indonesia, UNESCO Indonesia, UNHCR Indonesia, UN Women Indonesia, dan Kantor Kepala Perwakilan PBB di Indonesia.

“Kepemimpinan tidak bisa dipelajari dari sekadar membaca buku teks. Ia tumbuh melalui paparan langsung, pengalaman, rasa ingin tahu, dan keberanian untuk bertanya,” kata Donna Priadi, Managing Director AmCham Indonesia. “Program CEO for a Day ini memberikan kesempatan kepada para perempuan muda untuk melihat bagaimana kepemimpinan benar-benar dipraktikkan di lapangan—menghadapi berbagai tantangan, keputusan sulit, serta tanggung jawab di balik setiap jabatan. Kami berharap pengalaman ini dapat mendorong mereka untuk mengejar cita-cita dengan penuh percaya diri dan menyadari bahwa mereka memiliki ruang tersendiri di jajaran kepemimpinan.”

Acara penutupan ini diisi dengan penyampaian refleksi dari para peserta, gelar wicara (talk show) kepemimpinan, upacara penyerahan penghargaan, dan sesi interaktif “Ask the Leaders” , yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin perempuan dari sektor swasta maupun PBB. “Sektor swasta memiliki peluang sekaligus tanggung jawab untuk terlibat dalam membangun generasi pemimpin perempuan berikutnya,” ujar Y. W. Junardy, Presiden UN Global Compact Network Indonesia (IGCN). “Kesetaraan gender harus lebih dari sekadar komitmen di atas kertas. Perusahaan-perusahaan harus menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, memperkuat jalur kepemimpinan bagi perempuan, menyediakan pendampingan kepemimpinan yang berarti, dan memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara dunia usaha, PBB, dan generasi muda dapat mengubah prinsip-prinsip bersama menjadi tindakan nyata.”

Diluncurkan pada Juni 2026, CEO for a Day Indonesia mengundang perempuan muda berusia 18–25 tahun yang telah berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui berbagai jalur seperti kegiatan sukarelawan, pendidikan, aksi iklim, kewirausahaan, advokasi, inovasi, maupun inisiatif komunitas. Para peserta yang terpilih diberikan kesempatan untuk mendampingi para pemimpin perempuan, mengikuti berbagai rapat, mengamati proses pengambilan keputusan, serta berdiskusi secara terbuka dan jujur mengenai kepemimpinan, tantangan, dan tujuan hidup.

Melalui CEO for a Day Indonesia, pihak penyelenggara berharap dapat menginspirasi lebih banyak institusi untuk berinvestasi dalam kepemimpinan generasi muda dan berkontribusi terhadap masa depan di mana perempuan memiliki keterwakilan yang setara di seluruh tingkat kepemimpinan dan pengambilan keputusan.***(rls/yan)

Nurmaria Sarosa, Founder PT Selaras Logistik Indonesia, berbagi pengalaman kepemimpinan dan perjalanan kariernya dengan para perempuan muda dalam sesi “Ask the Leaders”.
Kredit Foto: Medina Basaib/Pusat Informasi PBB (UNIC) Indonesia

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Selasa, 11 Agustus 2026

Lahan Gambut Masih Terbakar, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karlahut di Inhu


Selasa, 11 Agustus 2026

Tindaklanjuti MoU Perbaikan Jalan Benai, Plt Bupati Kuansing Temui Direktur PT Agrinas di Jakarta


Selasa, 11 Agustus 2026

Jagung 3 Hektare di Desa Air Hitam Tumbuh Tak Merata, Kapolsek Ukui Pastikan Lahan Tetap Dipantau


Selasa, 11 Agustus 2026

7,5 Ton Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan, Polres Pelalawan Ungkap Asal Barang


Selasa, 11 Agustus 2026

Karhutla di Kerumutan Pelalawan Hampir Tuntas, Api di Dua Lokasi Hanguskan 29 Hektare Lahan


Selasa, 11 Agustus 2026

Curanmor NMAX Terungkap, Polisi di Bunut Pelalawan Tangkap Seorang Terduga Pelaku


Selasa, 11 Agustus 2026

Pemuda di Lubuk Ogung Pelalawan Diamankan, Polisi Sita 7,04 Gram Diduga Sabu


Selasa, 11 Agustus 2026

Perjuangkan Layanan Kesehatan Makin Berkualitas, Plt Bupati Kuansing Temui Wamenkes di Jakarta


Selasa, 11 Agustus 2026

Polsek Bangko Pusako Bekuk Pemuda 19 Tahun Diduga Sabu, Empat Paket Kristal Bening Diamankan


Selasa, 11 Agustus 2026

Optimalkan Pelayanan, Ruang Tunggu Imigrasi Bengkalis Tampil Modern dan Lebih Lega


Selasa, 11 Agustus 2026

Tokoh Muda Riau Soroti Harga Kelapa Inhil Terjun Bebas, Dorong Mahasiswa Jadi Agent of Change


Selasa, 11 Agustus 2026

BBKSDA Riau Kirim Kandang Perangkap ke Desa Danai Inhil, Evakuasi Harimau Terus Diupayakan


Selasa, 11 Agustus 2026

Peduli Lingkungan, PT TPP Bantu Padamkan Karhutla di Inhu


Selasa, 11 Agustus 2026

PT Asialand Dinyatakan Pailit PN Niaga Medan


Selasa, 11 Agustus 2026

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Tanah Putih Bersama Warga Rawat dan Pupuk Tanaman Jagung


Selasa, 11 Agustus 2026

Semangat Kemerdekaan Pererat Kekeluargaan Antar Karyawan PTPN IV Regional III


Selasa, 11 Agustus 2026

Terbakar, 290 Bilik Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanudin Kuntu jadi Abu


Selasa, 11 Agustus 2026

18 Posko Clasterisasi Didirikan, Riau Siaga Hadapi Karhutla


Selasa, 11 Agustus 2026

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Bengkalis Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Kesehatan


Senin, 10 Agustus 2026

Ponpes Syekh Burhanudin Kuntu, Kampar Kiri Terbakar